Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Minta Maaf

  • Redaksi
  • 15 ago
  • 0

Djoko Setiadi, Kepala BSSN meminta maaf karena pernyataannya sudah menimbulkan kebingungan di masyarakat. Pernyataan yang dimaksud, dilontarkan Djoko seusai dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala BSSN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/1/2018) pagi.

Saat itu, kepada wartawan, Djoko mengaku dirinya tidak mempermasalahkan apabila masyarakat membuat kabar bohong atau hoax yang positif dan membangun.

“Tentu hoax ini kita lihat, ada yang positif dan negatif. Saya imbau kepada kawan-kawan, putra-putri bangsa indonesia ini, mari sebenarnya kalau hoax itu hoax membangun ya silakan saja,” kata Djoko.

“Tapi jangan terlalu memprotes lah, menjelek-jelekkan lah, ujaran-ujaran yang tidak pantas disampaikan, saya rasa pelan-pelan dikurangi,” tambah dia.

Pernyataan Djoko itu, sontak langsung menjadi perbincangan masyarakat di dunia maya. Warganet kebingungan mengenai hoax membangun yang dimaksud Djoko.

Joko sempat menyebut, hoax yang membangun adalah yang memberikan masukan, ide, saran konstruktif kepada pemerintah.

“Kalau menjatuhkan pemerintah, ujaran tidak baik, itu yang kita larang, kita redam. Kalau hoaks yang sifatnya positif, yang mengkritik, itu saya rasa tidak apa-apa,” kata Djoko.

Djoko merasa pancingannya berhasil karena pernyataannya mendapat tanggapan luas dari masyarakat.

“Hikmahnya, ini sebuah sosialisasi kepada publik bahwa hari ini ada pelantikan Kepala Badan Siber. Kalau memang sudah sedemikian jauh, saya sebagai manusia harus minta maaf,” ucap Djoko.

Pernyataannya soal #HoaxMembangun, dia mengaku tak punya maksud membenarkan hoax.

“Kalau itu dianggap suatu kesalahan, ya saya meminta maaf,” ujarnya mengenai pernyataannya yang kontroversi dan menyeruak #HoaxMembangun menjadi trending topic di Twitter.

“Kalau memang itu disebut kesalahan dan kekeliruan, ya namanya manusia,” ucap Djoko kepada majalah MATRA dan majalah Eksekutif, perihal jawaban kemarin, mengenai pertanyaan wartawan seusai pelantikannya sebagai Kepala BSSN di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat.
***

“Sangat berpengaruh. Tentunya hoax ini akan kita lihat, memang hoax ada positif dan negatif. Saya juga mengimbau pada kawan-kawan, putra-putri bangsa ini, mari sebenarnya kalau hoax itu hoax membangun kita silakan saja, tapi jangan terlalu memproteslah, menjelek-jelekanlah, ujaran-ujaran tak pantas, saya rasa bisa pelan-pelan dikurangi.” — “Saya meminta maaf, kalau itu disebut kesalahan atau kekeliruan dan kesalahan.”

baca juga: Tak Ada Senjakala Majalah Cetak di Eksekutif & MATRA

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Be designer for your site
Background Pattern
                       
Background Image
           
Skins
           
Page Width
Full Width Boxed Width