Sultan Najamuddin Sedang Mengembangkan Bisnis Digital

  • Redaksi
  • 14 ago
  • 0

“Makasih semua atas doa dan ucapannya,” ujar Sultan Bachtiar Najamuddin, yang tak lain adalah cucu pendiri Bengkulu. Sang kakek, Sultan Yakoeb Bachtiar, tokoh sentral terbentuknya Provinsi Bengkulu.

“Maaf enggak ada perayaan apapun ya, karena sedang fokus dan konsen kerja target ngurus bisnis dulu, sebelum mengurusi rakyat,” pria yang sempat menjadi Wakil Gubernur Bengkulu ini, lewat whatsapps ke segenap relasinya yang mengucapkan hari ulang tahun.

Pria kelahiran 11 Mei 1979 di Anggut, Bengkulu Selatan ini, memang merupakan pekerja keras sejak kecil. Adik kandung mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin Maryono Najamuddin itu selalu berprestasi menjadi juara kelas.

Selama SMA sudah menunjukkan kepiawaiannya berorganisasi dengan menjadi empat kali Ketua OSIS. Merantau ke Jakarta, bersama sang kakak Agusrin M Najamudin dia berjuang, bertahan hidup sekaligus mengejar takdir.

Berbagai jenis usaha dia jalani. Tidur di masjid bukan hal baru lagi selama dia berjuang di Jakarta. Dia pernah menjadi penjual makanan dan tukang AC keliling. Berkat kegigihannya, Sultan akhirnya menjadi pengusaha sukses yang menangani usaha bertaraf nasional dan internasional.

Pemimpin Perusahaan Majalah HealthNews, yang merupakan bagian dari United Nations On Drug and Crime (UNODC-Badan Dunia PBB), kerja sembari kuliah. Menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Indonesia (UI) dan melanjutkan program master di bidang social dan politik.

Belum genap 30 tahun Sultan menjadi anggota DPD. Ia juga dipercaya sebagai Ketua Panitia Hubungan Antar Lembaga DPD RI. Posisi ini terbilang cukup prestisius karena mewakili Indonesia di dunia internasional, hampir separoh negara di dunia ini sudah didatanginya.

Pada diri Sultan, mengalir darah dari berbagai suku. Ada darah Rejang, Padang dan Selatan. Sang kakek adalah keturunan langsung kerajaan Pagaruyung Padang. Sementara saudara kakeknya banyak yang berdarah Rejang.

Meskipun asli putra daerah, Sultan tidak canggung berkomunikasi dan bertindak layaknya masyarakat Jawa. Bahkan banyak orang dari suku Jawa menilai Sultan lebih Jawa dari orang Jawa. Maklum saja karena sejak kecil dia bergaul dengan masyarakat Jawa. Anak angkat ayahnya semuanya warga tranmigrasi. Sementara kakaknya beristrikan orang Jawa bahkan dari golongan ningrat Jawa.

Pengusaha multitalenta ini, ramai diberitakan di media sosial, sedang sibuk mengembangkan Healthnews, berbasis digital. Diantara bisnisnya yang lain, Sultan juga seperti generasi muda milenial yang berhasil mengisi celah usaha dan menjadi sukses diminati pasar.

Ia disebut-sebut, sedang menyiapkan bisnis digital, urusan kesehatan dikaitkan dengan Financial tecnology (Fintech). Ia melihat peluang Fintech masih cukup menjanjikan. Bahkan, pria yang kabarnya juga akan mencalonkan diri lagi sebagai anggota DPD ini, disebut-sebut menyiapkan jasa digital yang bernama Densus Digital.

“Masih off record dulu,” ujar Sultan. “Yang penting kita harus terus bersyukur, Tuhan selalu berikan yang terbaik untuk kita semua,” ia berujar dalam konteks di hari ulang tahunnya hari ini.

baca juga: Majalah MATRA (print) cetak edisi terbaru – klik ini

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Be designer for your site
Background Pattern
                       
Background Image
           
Skins
           
Page Width
Full Width Boxed Width