• Homepage
  • >
  • Hukum
  • >
  • Jaringan Jurnalis Kristiani Dukung TNI Dalam Penanggulangan Terorisme

Jaringan Jurnalis Kristiani Dukung TNI Dalam Penanggulangan Terorisme

  • Redaksi
  • 7 ago
  • 0

Jaringan Jurnalis Kristiani mendukung diaktifkannya dengan segera Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI untuk menanggulangi terorisme. Koopssusgab diketahui sudah pernah terbentuk, namun belum diaktifkan. Bergeraknya di bawah komando Panglima TNI.

Koopssusgab bisa untuk operasi perang selain militer atau sebaliknya. Bisa untuk operasi perang dan operasi selain perang. Pemerintah berencana untuk menghidupkan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI untuk menangani terorisme. Sesuai dengan teori terorisme teritorial.

Koopssusgab merupakan pasukan gabungan antiteror TNI yang berasal dari Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL, dan Satbravo TNI AU. Pasukan khusus dari tiga matra tersebut diresmikan pada Juni 2015 oleh Moeldoko ketika menjabat sebagai Panglima TNI.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tertarik dengan upaya penghidupan kembali Koopssusgab TNI untuk menangani terorisme. Usulan ini muncul setelah maraknya kejadian aksi terorisme di Indonesia.

Adalah tugas negara untuk segera menciptakan rasa aman bagi warga negaranya.

Pengurus Jaringan Jurnalis Kristiani lewat media sosial juga menyampaikan pernyataan sikap mereka terkait kerusuhan dan teror bom, yang sekarang ini terjadi di bangsa ini.

Berikut yang menjadi sikap dari para tokoh Jaringan Jurnalis Kristiani di Seluruh Indonesia. Pernyataan sikap tersebut ditandatangani oleh Dar Edi Yoga (Ketua) dan S.S Budi Rahardjo (Sekjen).

Artikel ini telah tayang di beberapa media digital dan cybers, silahkan jika ingin dikutip.

“Kami Jaringan Jurnalis Kristiani mengutuk keras tindakan para terroris yang telah meledakan sejumlah rumah ibadah dan juga markas kepolisian di Surabaya beberapa waktu yang lalu.

Kami tidak henti berdoa bagi para korban yang meninggal maupun yang terluka. Semoga para korban yang tewas bisa diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan yang terluka dapat segera dipulihkan dan disembuhkan-Nya melalui tangan para tenaga medis yang merawatnya.”

Ini adalah perbuatan terroris yang biadab yang telah dilakukan beberapa kali di bumi pertiwi dengan menggunakan kedok atribut keagamaan dalam mencapai tujuan.

Adalah tugas negara untuk segera menciptakan rasa aman bagi warga negaranya.

Untuk itu, Kami mendukung pelibatan TNI dalam memberantas terrorisme di tanah air, karena aksi terroisme sudah sangat meresahkan dan mengancam keutuhan NKRI.

Disamping itu kami juga menghimbau agar para pemuka agama dapat menjadi agen perdamaian yang menyejukan dengan memberikan pemahaman akan arti cinta kasih yang sesungguhnya.

Mencintai Tuhan berarti juga mencintai mahluk ciptaannya. Menyakiti mahluk ciptaannya berarti menyakiti Tuhan Sang Pencipta.

Kekerasan dan kasih sayang selalu ada di dalam diri setiap orang. Dan kami yakin melalui ajaran kasih sayang maka sisi kekerasan yang ada di dalam setiap diri manusia dapat dikalahkan.

Kami juga mengajak rekan-rekan jurnalis agar dapat mengikuti pedoman pemberitaan yang sudah diberikan oleh Dewan Pers dan ikut menyajikan informasi yang menyejukan bagi para pembaca. Karena dengan berita yang menyejukan maka masyarakat dapat menjadi sehat dan cerdas sehingga tidak mudah diprovokasi dan diadu domba.

Semoga aparat keamanan kita bisa lebih professional dalam menciptakan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jangan biarkan bangsa ini terpecah karena nafsu kekuasaan segelintir orang. NKRI harga mati. Salam Damai.

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Be designer for your site
Background Pattern
                       
Background Image
           
Skins
           
Page Width
Full Width Boxed Width