Hiburan

Powerslaves Feat Yoda Idol

Acara Amal Untuk Lombok Palu Donggala

Powerslaves feat Yoda Idol dalam acara amal di Galeri Foto Antara / Foto: Ist
525

MATRANEWS.id — Acara amal yang digelar pewarta foto Antara, menghadirkan serangkaian acara, mulai dari peluncuran buku /photobook, galery talk, garage sale, video screening dan music charity.

Dalam music charity live, satu dari 13 musisi yang ikut berpartisipasi adalah Powerslaves, grup band yang telah lama malang melintang di dunia musik rock tanah air.

Grup band rock papan atas Powerslaves itu, banyak mengeluarkan lagu hits di era 90 an, mengambil bagian ikut meramaikan dalam acara amal yang digelar di Galeri Foto Jurnalistik Antara – Pasar baru, Sabtu malam 8 Desember 2018.

Powerslaves menggandeng Yoda Idol (Prattyoda Bhayangkara) menggantikan posisi vokalis Powerslaves – Heydi Ibrahim yang sedang berhalangan.

“Kebetulan bertepatan acara terselenggara, Heydi sedang berada di Kuala Lumpur menghadiri satu acara. Selain Heydi, gitaris Robbie Rahman dan drummer Agung Yudha pun juga sedang berhalangan. Posisi drum additional digantikan oleh Anton Juliette,” ujar Anwar Fatahillah pentolan Powerslaves.

Maka, jadilah Powerslaves feat Yoda dengan formasi; Yoda (vokalis),Ambang Christ (gitar), Anton Juliette (Drum), Wiwiex Sudarno (Keyboard) dan Anwar Fatahillah (Bass).

Di akui Anwar, walau latihan hanya sekali karena terkendala waktu kesibukan masing-masing, alhasil konser yang bertema Lombok Palu Donggala Survival yang dilakukan Powerslaves mampu “membius” para Slaver (red: sebutan fans fanatik Powerslaves) yang hadir menyaksikan band idolanya beraksi di panggung.

Powerslaves saat berada di atas panggung di acara musik amal yang diselenggarakan pewarta foto Antara di jakarta / Foto : Ist

Ada lima buah lagu hits yang disuguhkankan Powerslaves; 100 % Rock n Roll, Impian,Metal Kecil, Jika Kau Mengerti dan Malam Ini menjadi magnit acara penutup peluncuran buku foto amal Lombok Palu Donggala Survival yang digagas para pewarta foto bekerjasama dengan galeri foto Antara.

Gemuruh suara para slaver ikut bernyanyi bersama para penonton lain berbaur mengiringi lantunan tembang lagu yang dibawakan Powerslaves dari lagu pertama hingga akhir.

“Aku sangat bersyukur bisa membantu saudara saudaraku yang  mengalami bencana lewat acara amal yang dilakukan. Lewat bermusiklah cara kami membantu dan  meringankan penderitaan mereka,” ujar Anwar Fatahillah.

Ditemui saat ditemui seusai latihan di studio musik Bro’S kawasan Cilandak Timur Jakarta sehari jelang konser amal dilakukan.

Anwar Fatahillah mengatakan, Powerslaves di tahun ini sudah dua kali melakukan musik amal terkait bencana Lombok, Palu dan Donggala.

Konser amal pertama dilakukan di kota Semarang dan kedua di galeri foto Antara. Pada musik amal sebelumnyapun, Powerslaves bersama dengan musisi atau grup band lain selalu ikut terlibat pada  acara amal yang ada, seperti musik amal untuk Palestina, Rohingya dan charity musik untuk basis Godbless Donny Fatah tahun lalu.

“Aku sangat berempati kepada kesulitan orang lain. Buatku melakukan ibadah lewat bermusik itu salah satu cara yang dilakukan Powerslaves,dengan ikut serta berpartisipasi dalam mengumpulkan dana lewat acara musik amal. Agar korban bencana pun merasa terbantu dari kesulitan yang di alaminya.” papar Anwar.

Hal yang sama pun di utara kan Yoda Idol, merasa sangat bersyukur dapat bergabung dengan Powerslaves di acara musik amal ini.

Buat Yoga, berkolaborasi dengan Powerslaves sudah kali kedua dilakukan saat sama sama pulang kampung di kebumen.

“Menyanyikan lagu-lagu Powerslaves ternyata tidak mudah, perlu penjiwaan dalam bernyanyi agar soul dari lagu tersebut dapat dan disitulah gregetnya,” ungkap Yoda.

Yoda Bhayangkara mengawali karir bermusik lewat ajang festival di kota kelahirannya Kebumen. Ditahun 2012 Yoda berhasil menjadi seorang finalis Indonesian Idol.

Dengan totalitas seorang rocker. Mulai dari gaya rambut kriwol, cara berpakaian, penampilan, hingga lagu dan suara semakin menunjukkan Yoda Indonesian Idol 2012 sebagai pecinta musik rock.

“Genre bermusik saya memang slow rock. Mr Big, Led Zepellin adalah grup panutan luar yang saya sukai.” ujar pria kelahiran Kebumen, 9 Februari 1987 itu.

Aksi panggung Yoda Idol pada acara musik amal di galeri Foto Antara/ Foto : Ist

Diakui Yoda, bernyanyi untuk acara amal Lombok Palu Donggala, sudah empat kali dilakukan jamz session dengan grup band berbeda, karena posisi Yoda saat ini hanya solo karir sebagai seorang penyanyi.

Alhamdulillah, tiap acara amal bila saya bisa terlibat, saya akan ikut. Dan bila tidak, saya berusaha mengganti dengan acara lain. Seperti berkolaborasi dengan Powerslaves untuk event charity yang diselenggarakan pewarta foto Antara ini,” ujar Yoda.

“Dengan menangispun agar kita bisa merasakan penderitaan mereka bisa kita lakukan,” Yoga berujar

“Apalagi dengan ikut terlibat mengikuti acara acara amal seperti ini. Saya merasa inilah bagian empati seorang musisi terhadap hal yang positif yang bisa dilakukan dalam membantu meringankan penderitaan saudara saudara kita yang terkena bencana,” ia mengungkapkan rasa empatinya.

#Beng Aryanto

baca juga: majalah MATRA edisi cetak (print) terbaru — klik ini

Konvergensi Majalah MATRA
Beng Warna
the authorBeng Warna

Tinggalkan Balasan

Translate »