Budaya

Aku Sebab Dari Setiap Keadaanku

160

*

Setiap keputusan di dalamnya ada konsekuensi dan risiko. Saat mengambil keputusan — sadar atau tanpa sadar — konsekuensi dan risiko telah mengikuti. Aku bebas memilih dan memutuskan, tapi tak bebas atas konsekuensi dan risiko yang menyertainya.

Saat aku memutuskan untuk mengemudi mobil, konsekuensinya adalah mengikuti aturan mengoperasikan mobil dan etika berkendara. Risikonya : kecelakaan mobil.

Kalau aku tidak mau kecelakaan mobil, ya aku di rumah saja. Memutuskan di rumah saja-pun, ada konsekuensi dan risiko juga. Konsekuensinya menjaga kebersihan dan keamanan rumah. Risikonya adalah kecelakaan rumah : kejatuhan genteng, kesetrum, nyenggol meja, kepeleset.

Sendirian-pun ada risiko. Pernah lidahku tergigit sendiri saat makan, dan kulit tergaruk kuku sendiri saat mandi. Mau marah sama siapa?

Untungnya, risiko dapat dikelola agar kemunculannya mendekati nol. Namun setelah mitigasi dilakukan risiko tetap terjadi juga, mau menyalahkan siapa? Lha wong keputusan dimana risiko itu terjadi aku sendiri yang mengambilnya.

Salam: Prasetya M Brata
@MindProvocateur
Leadership Transformation Coach | Public Trainer & Speaker | Writer

Konvergensi Majalah MATRA
Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »
Lewat ke baris perkakas