Nasional

Asri Hadi: “MIPI Awards 2017 Menjadi Ajang Silaturahmi.”

224Views

“Terima kasih atas liputannya. Memang berbeda jika yang meliput media mainstream, berdampak luar biasa,” ujar Asri Hadi, Humas MIPI Awards

VIRAL. Berita yang ditulis majalah MATRA menjadi trending topic. “Banyak hadir pejabat negara, tokoh nasional yang pernah mendapatkan penghargaan MIPI Awards sejak 2007,” ujar Asri Hadi, Humas MIPI.

Masih tentang MIPI, yakni Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI). Tiap tahun konsisten memberikan penghargaan kepada para pelaku pemerintahan yakni ilmuwan, praktisi, dan pemerhati pemerintahan.

“Keterpilihannya telah melalui proses oleh komite penilai profesional,” masih menurut Asri Hadi sembari menyebut nama Jokowi dan beberapa nama pelaku para kepala daerah yang telah melalui penilaian yang sangat ketat.

Tokoh lain yang pernah menerima MIPI Awards adalah Prof M Ryaas Rasyid MA Ph.D dan Teten Masduki. Termasuk penerima MIPI Awards di 2009 adalah H.M Jusuf Kalla dan Kwik Kian Gie di tahun berikutnya.

Penerima MIPI Awards pada 2011 jatuh kepada Ir Joko Widodo, yang kala itu sebagai Walikota Surakarta. Kemudian Prof Dr H A Syafi i Ma arif dan Agustin Teras Narang SH di tahun 2012.

Untuk Prof Dr Moh Mahfud MD SH SU di tahun 2013, sedangkan Prof Dr Ir H M Nurdin Abdullah M.Agr (Bupati Bantaeng) dan Prof Azyumardi Azra MA Ph.D untuk tahun berikutnya, sebagai penerima MIPI Awards.

MIPI Award dalam penganugerahannya terdiri atas tiga kategori.

Pertama kategori Ilmuwan Pemerintahan yakni akademisi yang secara konsisten terlibat menghasilkan karya imiah yang dipublikasikan, aktif sebagai nara sumber, sebagai aktivis lembaga di profesi keilmuwan. Selain itu, mereka juga konsisten terlibat dalam meyusun kebijakan dan UU serta gagasan dan pemikirannya berharga untuk praktek pemerintahan.

Kedua, pemerhati pemerintahan yakni yang mampu memberi citra, kritik yang konstruktif bagi terciptanya good governance, memberikan alternatif pemerintahan dan konsisten melakukan terciptanya pemerintahan yang baik.

Ketiga, praktisi pemerintahan yakni yang dipandang memiliki kepemimpinan yang visioner, memiliki integritas, amanah dan konsisten dalam menjalankan jabatannya, berupata melakukan peningkatan pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) kembali akan memberi penghargaan kepada para pelaku pemerintahan yakni ilmuwan, praktisi, dan pemerhati pemerintahan pada Sabtu, 4 November 2017 di Hotel Sahid, Jakarta.

Demikian dikatakan Ketua Umum MIPI M Ridho Ficardo S.Pi, MSi.

Menurut Ridho, dalam memberikan penghargaan ini kepada calon kandidat, dilakukan melalui penjurian yang ketat dan penelitian sepanjang tahun oleh dari guru besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Universitas Gajah Mada, Universitas Indonesia dan LIPI.

Tim penilai seperti Prof Muchlis Hamdi , MPA (Ketua). Ph.D, Prof Dr R Siti Zuhro, MA (sekretaris). dan anggotanya terdiri dari Prof Dr Miftha Thoha, MPA, Prof Dr Ramlan Surbakti, MA, Drs Abit sanit, Prof Dr Ngadisah Ma, dan Dra Mudiati Rahmatunnisa MA, Ph,D.

“MIPI Awards juga menjadi ajang silaturahmi, diantara kita-kita yang lama tak berjumpa,” ujar Asri Hadi, Humas MIPI Awards me-review acara dimana para pemimpin redaksi dan pemimpin media digital hadir di acara MIPI Awards di Hotel Sahid, 4 November jam 19.00.

“Terima kasih atas liputannya. Memang berbeda jika yang meliput media mainstream, berdampak luar biasa,” demikian dalam press-release yang diterima Majalah MATRA.

Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »