Please assign a menu to the primary menu location under menu

Senin, Desember 16, 2019
Ekonomi

BSSN Selenggarakan CIIP- ID Summit 2019 Di Bali

474Views

“Penyelenggaraan Critical Information Infrastructure Protection Indonesia Summit (CIIP-ID Summit) merupakan sebuah upaya membangun kolaborasi dan sinergi bagi semua pihak yang telah mengirimkan perwakilan atau delegasinya dalam event penting ini, untuk bersama-sama mewujudkan keamanan siber,”ujar Hinsa.

MATRANEWS.id — Lewat penyelenggaraan  CIIP- ID Summit ID 2019 di Bali, BSSN mencoba mensosialisasikan prinsip dan teknis keamanan siber.

Kegiatan ini, merupakan juga kepedulian regulator  serta meningkatkan Sumber daya manusia pelaku industri/operator sektor Infrastruktur Kritikal Nasional (IKN), lembaga teknis dan akademisi, akan pentingnya penerapan keamanan siber.

Dalam acara tersebut dilakukan beberapa rangkaian kegiatan.

Expert Talk, Sharing Session, CISO Briefing, dan Cyber War Game dihadiri oleh stakeholder keamanan siber sektor Pemerintah dan Infrastruktur Informasi Kritikal Nasional (IIKN).

Juga hadir pakar dan praktisi keamanan siber dari dalam dan luar negeri.

Dalam pembukaan simposium CIIP-ID Summit 2019, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian mengingatkan kita semua.

Bahwa,  dalam perkembangan teknologi saat ini, tengah memasuki era revolusi industri 4.0.

“Kita  harus waspada terhadap munculnya berbagai ancaman siber ketika dunia menjadi semakin terhubung,” ujar Hinsa Siburian di Ballroom Discovery Kartika Plaza Bali.

Hinsa memaparkan,  era ini memiliki empat pilar fungsional, yaitu big data, internet of things (IoT), internet of services, dan cyber security.

Kita dapat mengambil manfaat dari berkembangnya berbagai inovasi dalam era revolusi industri 4.0.

Untuk itu perlunya perhatian serius mengingat risiko terkait keamanan siber sangat besar jika implementasi teknologi tidak dikelola dan diproteksi dengan baik.

Masih dalam komentar Hinsa, selain mendorong percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber, BSSN melakukan kolaborasi dan koordinasi.

“Antara pemerintah sebagai regulator dengan operator IKN sebagai pelaku industri,” ujar Hinsa.

Ia mengaku, dirasa saat ini sangat diperlukan, terutama pada hal yang terkait pada pertukaran informasi mengenai tren ancaman dan best practice penanganan insiden/krisis siber.

Saat ini BSSN sedang melaksanakan beberapa program prioritas secara simultan, salah satunya adalah membangun National Security Operation Center (NSOC).

Keberadaan NSOC menjadi vital dalam upaya menjaga keamanan siber di level nasional.

NSOC akan memberikan manfaat yang optimal dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk dalam rangka memproteksi sektor IKN.

CIIP-ID Summit merupakan kegiatan tahunan, yang telah diadakan sejak tahun 2016 di Bali dan melibatkan para pemangku kepentingan di bidang keamanan siber.

Kegiatan yang khususnya pada sektor Infrastruktur Kritis Nasional yang awalnya diselenggarakan oleh Kominfo  dan pada penyelenggaraan CIIP-ID ke empat di tahun ini sepenuhnya dilakukan oleh BSSN.

Menggandeng PT Xynexis Internasional yang meng-organized acara.

Tema yang diusung pada CIIP-ID Summit Tahun 2019 ini adalah: Protecting Critical Infrastructure in the Digital Era: Building Indonesia’s Cyber Resilience.

“Rangkaian kegiatan dalam CIIP-ID 2019 ini, di mulai dari Expert Talk, Sharing Session, CISO Briefing, dan Cyber War Game,” papar Eva Noor , CEO PT Xynexis International di sela sela acara simposium (28/8/2019).

“Semua  akan lebih bermakna dan bermanfaat jika seluruh peserta dapat berpartisipasi, berkolaborasi dan berkontribusi melalui penyampaian gagasan, ide, pengalaman, best practise, dan strategi dalam hal pengamanan IKN,” demikian penjelasan Eva Noor.

Perempuan cantik ini menjelaskan, era Revolusi Industri 4.0 telah membawa pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan industri yang memanfaatan teknologi informasi (TI).

Banyak hal menyangkut big data, sistem otomasi/Operational Technology (OT) pada sistem produksi, komputasi awan (cloud computing), yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

# Beng Aryanto.

baca juga: majalah MATRA edisi cetak — klik ini

 

Tinggalkan Balasan

Translate »