Tokoh

Daniel Tumiwa “E-Commerce Peluang Indonesia Meningkatkan Perekonomian”

172

Bagi anak jaman “Old”, sosok Daniel Tumiwa tidak asing lagi. Ia yang menggawangi program acara MTV untuk regional Asia. Dirinya pula yang menjaga sajian acara MTV Indonesia dengan program acaranya yang khas Indonesia seperti MTV Salam Dangdut, MTV Wow, MTV Ampuh hingga MTV Indonesia Music Awards. Disini sudah mencerminkan dunia kreatif lekat dengan dirinya.

Pria kelahiran, Jakarta 24 Oktober 1970 ini tertarik di dunia usaha E-Commerce. Tidak heran kalau ia dipercaya untuk menangani OLX Indonesia hingga VP E-Commerce dan Digital Business PT Garuda Indonesia. Selama bekerja diingkup E-Commerce, ia menjumpai ada regulasi yang justru menghambat perkembangan usaha tersebut.

“Ke depannya E-Commerce akan menjadi usaha yang mendorong perekonomian Indonesia lebih maju. Hanya saja ada regulasi yang kurang mendukung perkembangan usaha tersebut,” ungkap Daniel Tumiwa, ketika ditemui Matranews.id di kantor Partai Solidaritas Indonesia.

Memperbaiki regulasi tentunya tidak bisa dari luar harus masuk ke dalam lingkungan yang membuat regulasi. Hal ini yang membuat dirinya mau maju menjadi Bakal Calon Legislatif Partai Solidaritas Indonesia. “Saya rasa dengan pengalaman berkecimpung di dunia E-Commerce ini akan berusaha memperbaiki regulasi agar pertumbuhan usahanya cepat,” jelasnya.

E-Commerce di Indonesia mengalami kejutan ketikan Tencent dari Cina membeli Go-Jek sebesar 1,2Miliar Dollar AS dan Alibaba memberikan suntikan ke Tokopedia sebesar 14,7 Triliyun Rupiah. Ini menyentak investor dalam negeri. Bisnis yang dilakukan Tencent dan Alibaba didunia E-Commerce di Indonesia adalah sah. Tidak ada aturan yang dilanggar.

Lalu muncul pertanyaan kenapa pelaku bisnis di Indonesia telat berkecimpung di E-Commerce?

Kilas balik ke belakang usaha E-Commerce ini di mulai sekitar sepuluh tahun yang lalu. Para investor Indonesia saat itu lebih tertarik dengan usaha tambang. “Kita sedang mengalami ledakan usaha tambang dengan keuntungan menggiurkan sedangkan E-commerce baru tumbuh sehingga kurang dilirik,” ungkap Daniel Tumiwa. Jadi investor Indonesia agak telat start sebenarnya.

Setelah terjadi kejutan oleh Tencent dan Alibaba terhadap E-Commerce di Indonesia barulah investor Indonesia mulai serius menerjuni usaha ini. “Prediksi saya akan muncul pelaku usaha E-Commerce baru dan besar di Indonesia,” ungkapnya. Bahkan ia optimis bahwa pertumbuhan E-Commerce di Indonesia akan cepat. Dampaknya akan mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Perekonomian global ke depannya akan sangat di pengaruhi oleh Negara Cina. Penduduk Negara Cina sangat besar 1,5 miliar jiwa. Besarnya penduduk ini sedangkan sumber alam di Cina semakin berkurang. “Pengamat perekonomian dan kependudukan dunia berpendapat dalam waktu 10 tahun ke depan. Cina akan menjadi negara importer terbesar di dunia,” jelas Daniel Tumiwa.

Ini jelas peluang bisnis bagus. Indonesia negara yang mempunyai potensi besar untuk pengeksport ke Cina. E-commerce merupakan dunia usaha yang harus dipersiapkan untuk menyongsong peluang bisnis ini. “Kita harus mempersiapkan regulasi untuk mendukung usaha,”tegas Daniel Tumiwa. (LudiH)

Daniel Tumiwa (kanan) maju menjadi Bacaleg PSI
Konvergensi Majalah MATRA
Ludi Hasibuan
the authorLudi Hasibuan

Tinggalkan Balasan

Translate »
Lewat ke baris perkakas