Budaya

Izin Share Pantun RNI

329

MATRANEWS.id — Banyak yang tidak mengetahui cikal bakak RNI (PT. Rajawali Nusantara Indonesia) dimulai dari pertengahan abad ke-19 pada 1 Maret 1863.

Dimulai dengan pendirian perusahaan perdagangan hasil bumi oleh Oei Tjien Sien bernama NV. Handel My Kian Gwan di Semarang yang pada perkembangannya menjadi induk usaha (Holding Company) yang membawahi sejumlah usaha, meliputi perdagangan, industri gula, perkebunan karet, industri farmasi, jasa keuangan, properti dan lainnya.

Setelah terjadi perubahan oleh putranya Oei Tiong Ham yang dijuluki Si Raja Gula menjadi Oei Tiong Ham Concern (OTHC), pada tahun 1961 pemerintah RI melakukan nasionalisasi, sehingga seluruh aset dikelola negara. Selanjutnya tanggal 12 Oktober 1964 lahirlah RNI yang saat pendiriannya memiliki 10 anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang.

Kini bidang usaha RNI bersifat integrasi dari hulu sampai hilir. Banyak inovasi dan transformasi yang dilakukan oleh manajemen RNI, sehingga kinerjanya semakin berkembang dan membanggakan.

Untuk upaya yang telah dilakukan, izin share Pantun RNI.

Hujan gerimis basahi trembesi
Pohon mahoni di padang datar
Kelompok bisnis makin terintegrasi
Jadikan PT. RNI makin berkibar

Jakarta, 9 Agustus 2018
Achmad Fachrodji
Balai Pustaka.

Konvergensi Majalah MATRA
Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »
Lewat ke baris perkakas