viral

Kapolri Jenderal Idham Azis Meminta Maaf Ke Masyarakat

Kapolri Jenderal Idham Azis Meminta Maaf Ke Masyarakat
710Views

MATRANEWS.id — “Saya perlu mengingatkan sampai sekarang di awal-awal ini, supaya tidak banyak susupo. Kalau orang Palu bilang susupo itu isu yang liar,” ucap Kapolri Jenderal Idham Azis. Meskipun muncul isu ini-itu, jajarannya harus tetap solid dan profesional.

“Dalam kesempatan itu, kami meminta maaf kepada masyarakat jika jajarannya belum memenuhi ekspektasi dalam menjalankan tugas,” ujar Idham sekaligus berpesan  agar soliditas antar anggota Polri harus dijaga. Tidak saling menjatuhkan satu sama lain. Seluruhnya memiliki kesempatan sama untuk menjadi penerus Kapolri.

“Dentungkan harapanmu setinggi langit, lalu biarkan nanti Tuhan yang memilih, siapa nanti diantara rekan-rekan akan jadi (Kapolri), semua punya kesempatan yang sama untuk memimpin Polri,” jelasnya bukan bermaksud menyindir LSM atau pengamat, membuat analisa ini dan itu di media massa.

Mantan Kabareskrim Polri itu meminta kepada jajarannya agar tidak banyak mengembangkan isu liar ihwal calon Kapolri baru. Mengingat, bursa calon Kapolri baru akan semakin memanas pada beberapa bulan ke depan.  “Ini baru Juli, Agustus, nanti (bulan-bulan berakhiran, Red) ber itu sudah semakin tajam,” pungkas Idham.

Sementara itu, Indonesia Police Watch (IPW) meminta agar Kapolri, Jenderal Idham Azis, untuk mundur dari jabatannya sebagai bentuk tanggungjawab dari keluarnya surat jalan buron kelas kakap kasus cassie Bank Bali, Djoko Tjanda.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, menilai sudah sepantasnya Kapolri mundur dari jabatannya atas kesalahan anggotanya menerbitkan surat jalan bagi Djoko Tjandra yang ditandatangani oleh Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo.

Berita Menarik :  Ketika BKKBN Turut Ambil Merawat Kehidupan Yang lebih Baik

“Mana tanggung jawab atasan. Tanggung jawab Kapolri sebagai pimpinan. Tidak mungkin seorang Kapolri tidak tahu ada dua hal seperti ini (Surat jalan dan pencabutan red notice Djoko Tjandra) terjadi,” kata Neta S Pane di Kantor IPW Rawamangun, Jakarta Timur, belum lama ini.

Terakhir, Berita Mabes Polri kena Prank Djoko Tjandra Palsu, ramai diperbicangkan — klik ini

Mabes Polri Kena Prank, Ditembus Djoko Tjandra Palsu

baca juga:  Tim Sukses Truno satu sudah bermain — klik ini

Konvergensi Majalah MATRA

Tinggalkan Balasan

Translate »