Selasa, September 17, 2019
Hotline Kerjasama-Iklan 0816-1945288 eksekutifmatra@gmail.com
EkonomiGaya Hidup

Keberlanjutan Hutan Utuh Indonesia dibahas di Norwegia

556Views

MATRANEWS.id – KBRI Oslo menyebar release event. Dilla Trianti, Information, Social and Cultural Affairs The Embassy of the Republic of Indonesia mem-buzzer info itu lewat email.

Telah diselenggarakan kegiatan seminar Green, Sustainable And Equitable Development For Intact Forest Provinces bertempat di Hotel ScandicHolberg, Oslo, yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Norwegia di Jakarta dan didukung penuh oleh KBRI Oslo, Norwegia.

Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara dari Indonesia, diantaranya Gubernur Provinsi Papua Barat, Domingus Mandacan; Plt. Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Ir. Ida BagusPutera Prathama, M.Sc,; dan BupatiTambrauw, Provinsi Papua Barat, Gabriel Asem.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tamu undangan yang berasal dariperwakilan Pemri (KLHK), Pemerintah Provinsi Papua Barat, Civil Society, kalangan swasta dan organisasi donor internasional, yang berada di Oslo dalam rangka menghadiri Oslo Tropical Forest Forum yang diselenggarakan oleh Norwegian Agency for Development Cooperation (NORAD) pada tanggal 27 – 28 Juni 2018, di Oslo, Norwegia.

Bertindak sebagai moderator adalah Duta Besar RI untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis yang pada awal seminar menyampaikan mengenai erkembangan yang terjadi di Indonesia.

Dinyatakan bahwa Pemerintah Indonesia telah mempelopori untuk pengadaptasian green economy dalam empat tujuan Pembangunan Indonesia dan kebijakan ekonomi Indonesia telah mengarah kepada pelestarian alam dan pembangunan yang berkelanjutan.

Dubes Mulya Lubis juga optimis pada proses transisi perekonomian Indonesia menjadi green economy saat ini, dengan berkaca kepada sejumlah contoh nyata dimana ekonomi kecil berkembang besar dengan tetap mempertahankan ‘kehijauannya’.

Perekonomian Hijau, dengan segala tantangannya dipercaya merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk meningkatkan perekonomiannya.

Seminar tersebut juga menampilkan diskusi panel mengenai Green Economy in Practice yang menghadirkan sejumlah panelis diantaranya Lila Bauw, dari Pemprov Papua; Irvan Helmi, dari Anomali Coffee and Pipiltincocoa; Helianti Hilmadari Javara; dan FitrianArdiansyah, Country Director untuk Inisiatif Dagang Hijau (IDH) di Indonesia.

Seminar pada hari tersebut diakhiri dengan presentasi yang dibawakan oleh Arief Wijaya dari World Resource Institute mengenai Carbon Value of Intact Forests in Indonesia dan presentasi mengenai Fiscal Transfers & International Climate Finance Opportunities for Provinces Avoiding Deforestation yang disampaikan oleh Sonny Mumbunan(University Indonesia), Per Fredrik Pharo (DirekturNorway’s International Climate and Forest Initiative- NICFI) dan Tom Edmund Owen (UK-Climate Change Unit – UK CCU).

baca juga: majalah MATRA cetak (print) edisi terbaru – klik ini

Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »