Rabu, Agustus 21, 2019
Hotline Kerjasama-Iklan 0816-1945288 eksekutifmatra@gmail.com
BudayaEkonomiNasionalTokoh

“Kenapa Saya Mau Jadi Anggota DPR?”

Oleh: Emmy Hafild

642Views

MATRANEWS.id — Setelah hampir 33 tahun saya malang melintang sebagai aktivis, tahun ini saya memutuskan untuk maju sebagai calon anggota DPR dari partai NasDem.

Apakah saya capai bermain di luar sistem dalam memperjuangkan ide-ide saya bagi bangsa ini sehingga saya masuk dalam sistem?

Sebenarnya tidak juga, saya sebetulnya menikmati kerja-kerja di luar sistem, karena tidak dibebani dengan berbagai aturan administratif atau undang-undang yang membatasi.

Saya sangat menikmati bekerja dengan komunitas masyarakat dan bahagia melihat dampak dari upaya saya terhadap masyarakat yang saya dampingi.

Bahagia melihat lingkungan yang saya perjuangkan dapat dipertahankan lestari. Saya dapat bergerak lincah, dan bergaul dengan tokoh-tokoh dari berbagai partai pada saat memperjuangkan suatu UU atau kebijakan atau mengganti kebijakan yang berdampak negatif bagi lingkungan atau masyarakat.

Lalu apa yang mendorong saya masuk ke sistem?

Dorongan utama bagi saya masuk dalam sistem adalah upaya untuk melakukan sesuatu yang bersifat makro dan berdampak massif. Bekerja sebagai LSM biasanya bersifat mikro tapi dalam, fokus pada kelompok target, lebih secara kualitatif daripada kuantitatif.

Saya ingin, pelajaran kualitatif dan pendekatan yang dalam dan fokus pada target dampak yang diinginkan dapat diterapkan secara massif di seluruh negeri.

Saya ingin pendekatan kualitatif untuk pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat diterapkan secara massif di seluruh negeri. Dapatkah massif tapi dalam, dan fokus sekaligus majemuk, kualitatif dan kuantitatif diterapkan secara bersamaan?

Apakah mungkin dilakukan oleh seorang anggota DPR?

Saya bertekad itu mungkin, dapat dan mampu untuk dilakukan seorang anggota DPR.

Wewenang anggota DPR adalah membuat UU, menyetujui APBN dan mengawasi jalannya pemerintahan.

Sebagai anggota DPR-RI saya mewakili seluruh rakyat Indonesia dalam melaksanakan 3 wewenang di atas. Namun sebagai wakil rakyat yang dipilih oleh konstituen di Dapil saya, maka saya dapat, mesti dan harus mampu fokus pada konstituen saya.

Kalau saya lolos sebagai anggota DPR maka saya:

1. Masuk dalam komisi yang mengurus undang-undang dan kebijakan yang mempunyai dampak pada pelestarian lingkungan, peningkatan kesejahteraan rakyat dan peningkatan kohesi di masyarakat. Ini adalah dimensi konsep pembangunan berkelanjutan yang bersifat makro dan massif

2. Saya akan memastikan adanya anggaran agar kebijakan tersebut dapat diterapkan.

Hal ini juga bersifat makro dan massif. Untuk menjamin kualitas, maka penerapannya akan mengikuti skenario terbaik , menengah dan terburuk. Kebijakan akan diuji terlebih dahulu dalam pilot-pilot proyek pada kondisi geografis, lingkungan fisik, ekosistem, sosial dan budaya yang berbeda-beda dan dalam ulangan yang majemuk.

Sukses indikator diterapkan pada masing-masing pilot proyek. Hikmah dan pembelajaran dari masing-masing pilot proyek kemudian akan dikumpulkan dan dijadikan tolok ukur dalam penerapan kebijakan tersebut secara massif. Dengan demikian pendekatan kualitatif dan massif diterapkan secara bersamaan.

3. Bagaimana fokus dan pendalaman diterapkan?

Sebagai wakil rakyat yang dipilih oleh rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) tertentu, saya tidak hanya mengawasi pelaksanaan program secara berkeadilan dan transparan di seluruh wilayah republik.

Tapi, saya juga akan mengawal agar penerapan program sebagai turunan dari kebijakan tersebut dilaksanakan dengan sempurna di Dapil saya dan bersampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Dapil saya.

Penerima manfaat adalah betul-betul orang yang berhak mendapatkannya sesuai dengan kriteria obyektif yang ditetapkan, bukan karena hubungan kekerabatan atau pertemanan dari pejabat di daerah yang bersangkutan.

Dampak dari program tersebut di monitor pada penerima manfaat, pada lingkungan fisik dan ekosistem setempat serta pada kohesi sosial di masyarakat. Kriteria-kriteria di monitor secara berkala pada tingkat individual, kolektif dan pada lingkungan sekitar. Dengan demikian, fokus pada target group tertentu dan pendalaman pada dampak yang diinginkan dapat tercapai.

Dalam mencapai cita-cita tersebut, tentu saya tidak dapat bekerja sendiri. Saya harus mendapat dukungan dari fraksi saya, kemudian dari komisi , artinya harus menggalang dukungan anggota komisi dari Partai lain dan yang paling penting meyakinkan mitra kerja dari pemerintah untuk menyetujui dan percaya bahwa hal ini dapat dilakukan.

Insyaallah jika saya lolos ke DPR, saya akan membawa perubahan bagaimana sebuah parlemen menjalankan tugasnya di Indonesia.

Saya tidak akan ambil komisi dari program-program dan proyek-proyek yang saya perjuangkan, dan saya akan mempertahankan tim saya di setiap kabupaten dari Dapil saya, untuk menjadi mata, telinga dan hidung saya sehingga saya dapat terus menerus mendengar, melihat apa yang terjadi di Dapil saya, dan cepat mencium apabila ada hal-hal yang melanggar aturan dan etika terjadi.

Masukan diterima dan akan dicatat untuk dilaksanakan.

Kalabahi, 14 Desember 2018

(Nurul Almy Hafild).

baca juga: Majalah MATRA edisi cetak (print) terbaru — klik ini

Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »