Nasional

Apa Hubungannya Dengan Relawan Jokowi & Suami Penny K Lukito?

Kepala Badan POM Digugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)

Penny K Lukito
3.03KViews
Penny K Lukito
Sidang PTUN Sapari VS Penny K Lukito Kepala BPOM Dipantau Masyarakat.

Apa Hubungannya Dengan Relawan Jokowi & Suami Penny K Lukito?Apa Hubungannya Dengan Relawan Jokowi & Suami Penny K Lukito?

Hal ini berawal ketika dirinya menangani kasus besar di Surabaya, yang sempat beredar di masyarakat mempunyai backing oknum dari kekuasaan.

MATRANEWS.id — “Hari ini sidang ke sebelas, mencari keadilan dan kebenaran demi martabat anak dan istri. Dengan saksi dari KASN,” ujar Sapari, mantan Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Surabaya.

KASN adalah Komisi Aparatur Sipil Negara, merupakan lembaga nonstruktural yang mandiri dan bebas dari intervensi politik untuk menciptakan Pegawai ASN yang profesional dan berkinerja.

Saksi ahli dari KASN, memberikan pelayanan secara adil dan netral, serta menjadi perekat dan pemersatu bangsa. Berlangsung 13 Maret 2019 di ruang sidang PTUN, di samping Gedung Walikota Jakarta Timur.

Ramai diberitakan, sidang PTUN antara Sapari VS Kepala Badan POM sejak sidang dimulai dari 26 Desember 2018. Objek gugatan SK Kepala Badan POM, tentang pemberhentian yang dinilai janggal.

Sapari yang ketika itu, mengaku dizolimi, melapor peristiwa pencopotan yang mendadak dan “aneh” ini ke KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) juga secara resmi dan ke Presiden Joko Widodo.

Hal ini berawal ketika dirinya menangani kasus besar di Surabaya, yang sempat beredar di masyarakat mempunyai backing oknum dari kekuasaan.

Menurut sumber yang didapat majalah MATRA, oknum itu “orang dekat” Kepala Badan POM.

Peran BPOM dalam mencegah maraknya peredaran obat-obatan terlarang di Indonesia, dimainkan oleh “tangan-tangan tak tampak”. “Akan saya ungkap semuanya, biar masyarakat tahu,” ujar Sapari.

Berita Menarik :  Tumbuhkan Sikap Peduli Warga dari Lingkungan Terkecil

Badan POM disebut-sebut, tak komitmen sebagai institusi yang harus mengawal pelaksanaan pengawasan obat dan makanan.

Kronologi lengkap dugaan “intervensi” menghalangi Penerbitan P-21 oleh Pejabat Badan POM, beredar luas di media sosial dan belum diklarifikasi apakah hal itu valid atau tidak.

Yang pasti, disebut-sebut dalam laporan itu PT Natural Spritit (D’Natural) yang beralamat di Jalan l. Dr Soetomo No. 75 Surabaya, menggunakan “jalur atas” dan membawa-bawa nama Relawan tim sukses Presiden.

Dalam informasi beredar disebut Sapari menjadi korban sebagai pejabat yang dilengserkan, karena “tekanan tertentu” dan permainan pejabat internal di Badan POM, memberi info tak benar ke Kepala Badan POM.

Mengaku komit menjaga marwah Badan POM dengan integritas, bahwa: “Kebenaran adalah kebenaran, tidak bisa dibengkok dengan hal tidak benar”.

Sapari mengaku, termasuk aparat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang komit, sebagai ujung tombak penegakan hukum terhadap kejahatan di bidang obat dan makanan.

Aparat bergerak atas informasi masyarakat yang merasa resah atas produk yang dijual bebas tersebut belum memiliki izin edar.

Kasusnya adalah, ketika Sapari melakukan pengecekan kebenaran informasi di lokasi, ternyata setelah dilakukan pengecekan ada 99 item dengan 2806 jumlah produk yang dijual tanpa izin edar. Total produk senilai mencapai Rp 110 juta rupiah.

Penindakan ini sebagai pencegahan peredaran kosmetik dan makanan yang memang belum memiliki izin pun dilakukan.

Berita Menarik :  Kesaksian Dahlan Iskan: "Selang Rp 500 Juta di Pembuluh Saya."

Hasil sitaan ini, dikonsultasikan dengan pihak kepolisian untuk penindakan lebih lanjut. Sedangkan, untuk pangan akan dikenakan Undang-undang pangan nomor 18 tahun 2012 pasal 142. Untuk kosmetika tanpa izin edar Undang-undang Kesehatan nomor 36 tahun 2009 pasal 197.

Di tempat yang sama, Siti Amanah, Kepala Seksi Penyidikan BBPOM di Surabaya juga menjelaskan bahwa tahun 2014 lalu BBPOM sudah melakukan pembinaan pada D’Natural Healthy and Store. Saat itu BPOM menemukan 17 item produk tanpa izin edar.

“Sudah kami lakukan pembinaan, waktu itu ada 17 item yang tanpa izin edar, sekarang bertambah jadi 99 item. Kita dapat informasi dari masyarakat bahwa, di sini menjual tanpa izin edar. Kita ke lokasi rumah makan dan storenya, cek di belakang ditemukan banyak produk impor tapi tidak berizin,” terang Siti.

D’Natural Healthy and Store sudah memiliki nomor angka pengenal impor alias importir. Namun letak kesalahannya adalah setelah impor harus ada izin edar dari BPOM. Setelah dilakukan proses penyitaan, pelaku usaha bisa segera mengurus izin edar untuk bisa menjual produknya kembali.

Apa Hubungannya Dengan Relawan Jokowi & Suami Penny K Lukito?
Ada Oknum yang beri info tak benar ke Kepala Badan POM untuk kasus Surabaya, sehingga Sapari dicopot dari jabatannya.

baca juga:majalah MATRA terbaru — klik ini —

Apa Hubungannya Dengan Relawan Jokowi & Suami Penny K Lukito?

Konvergensi Majalah MATRA

Tinggalkan Balasan

Translate »