Memahami Generasi Z, Ini Perilakunya

Oleh : Ki Pandan Alas

MATRANEWS.id — Generasi yang lebih muda, memiliki sikap, preferensi, dan pandangan yang berbeda dari generasi pendahulu.

Generasi Z atau Gen Z adalah generasi yang lahir setelah generasi Y. Orang-orang yang termasuk ke dalam generasi ini adalah orang-orang yang lahir di antara tahun 1995 sampai dengan 2010. Generasi Z sering juga disebut sebagai i-Generation atau generasi internet.

Pada umumnya siswa generasi Z selalu terhubung dengan dunia maya dan dapat melakukan segala sesuatunya dengan menggunakan kecanggihan teknologi yang ada. Anak-anak ini sudah terbiasa memegang gadget sejak kecil. Pengenalan teknologi dan dunia maya ini sangat berpengaruh pada perkembangan kehidupan dan kepribadian anak Gen Z.

Tahukah Anda, para orang tua dan para kakek dan nenek, agar lebih perhatian kepada anak-anak dan cucunya, yang termasuk dalam *Generasi Z* yang lahir periode *tahun 1996-2009.*

Mereka memiliki karakteristik yang berbeda dengan Generasi Millennial (1980-1995) . Apalagi dengan generasi *Baby Boomers* (1946-1964), seperti kita.

Sebagai orang tua kita mesti *memahami perilaku mereka,* agar kita dapat menyesuaikan diri ketika mendidik, memberi saran dan nasehat.

Dengan begitu, kita juga dapat lebih dimengerti oleh cara berfikir mereka, Generasi Z ini.

Baiklah. Untuk lebih mengerti mereka, dibawah ini ada 10 kriteria yang menjadi dasar *perilaku dari Generasi Z,* antara lain :

*1. SOSIAL* : Gen Z secara alami bersosialisasi dan menghabiskan 7.6 jam per hari untuk bersosialisasi dengan teman dan keluarga.

*2. MULTI-TASKERS* : Gen Z lebih suka mengerjakan banyak tugas sekaligus. Rata-rata, Gen Z akan bekerja dari *5 layar sekaligus.*

*3. ENTREPRENEURS* : Gen Z menginginkan lingkungan kerja yang mandiri. 72% ingin memulai *bisnis sendiri* suatu hari nanti.

*4. EDUCATED* : Gen Z terus belajar. 1 dari 2 orang, memiliki *pendidikan tinggi.*

*5. PHILANTHROPISTS* : Gen Z ingin *berbuat baik di dunia.* 93% mengatakan bahwa dampak organisasi terhadap masyarakat mempengaruhi keputusan mereka untuk bekerja di sana.

*6. DIGITAL NATIVE* : Gen Z adalah penduduk asli sejati pertama di era digital. Generasi ini menghabiskan *15,4 jam/minggu di smartphone* mereka,

*7. INTERAKTIF* : Gen Z suka berinteraksi dengan orang. 34% sangat peduli untuk meningkatkan *keterampilan manajemen* mereka.

*8. TECH-SAVVY* : Punya pertanyaan? Google saja! 66% mengatakan bahwa teknologi membuat mereka merasa, bahwa *segala sesuatu mungkin terjadi.*

*9. KURANG FOKUS* : Gen Z membutuhkan *pembaruan dan stimulasi* terus-menerus Tidak mengherankan, jika generasi ini memiliki rentang perhatian 8 detik.

*10. PERHATIAN* : Akibat tumbuh besar selama Resesi Hebat, Gen Z cenderung lebih berhati-hati dengan pengeluaran mereka. 57% lebih suka *menyimpan uang* mereka daripada membelanjakannya.

Seyogyanya, kita mesti lebih memahami mereka, anak-anak muda yang sangat kreatif itu.

Setidaknya jika lebih dapat mengerti, maka akan lebih sadar, bahwa apa yang *para orangtua maui, belum tentu cocok dan sesuai* dengan cara berfikir mereka.

Dengan memahami perilaku Generasi Z lebih baik, maka kita dapat terhindar dari stigma *orang tua yang cerewet dan kolot,* dimata anak-anak muda itu.

Begitu yaa … Tetap sehat, semangat dan bermanfaat.

  • BACA JUGA: Majalah EKSEKUTIF edisi April 2023, klik ini

Tinggalkan Balasan