Nasional

Moeldoko Klarifikasi Program Jokowi ke Amien Rais

267Views

Menyejukan, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko menghadap Amien Rais, politikus senior PAN. “Saya harus menghadap bapak Amien Rais, menjelaskan, mengenai program bagi-bagi sertifikat tanah bukan pembohongan,” kata mantan Panglima TNI.

Alumnus Akabri Angkatan 1981 ini menjelaskan, ada tiga hal yang dilakukan pemerintah dalam menjalankan reformasi agraria. Yang pertama adalah redistribusi berbagai lahan yang menganggur atau belum dimanfaatkan. “Itu sudah dijalankan oleh pemerintah,” ucapnya.

Yang kedua, sambung dia, adalah legalisasi lahan milik masyarakat. Menurut Moeldoko, pada pemerintahan sebelumnya memang sudah ada program pembagian sertifikat bagi masyarakat. Namun, jumlahnya masih minim, yakni 500 ribu sertifikat per tahun.

Padahal, dia mengungkapkan masih ada 180 juta bidang tanah di Indonesia yang perlu disertifikasi oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Bisa dibayangkan kalau hanya 500 ribu sertifikat dalam program 1 tahun, maka kita memerlukan berapa puluh tahun, bahkan ratusan tahun. Itu akan sangat lama sekali,” ungkap Moeldoko.

Oleh sebab itu, dia mengatakan pemerintah terus menggenjot sertifikasi tanah bagi rakyat. Pemerintah, sambung Moeldoko, sadar betul bahwa masalah tanah di Indonesia dapat menimbulkan konflik apabila tidak diselesaikan.

“Bapak tenang-tenang saja, tetap puasa Daud. Tetap ngaji, tetap terima tamu, santai-santai saja,” kata Hanafi Rais, ikut angkat bicara. “Ada buktinya, Pak Amien sudah menyiapkan tulisan. Nanti akan diperlihatkan untuk mensintesis kritik,” ungkap Wakil Ketua Umum PAN yang juga putra Amien Rais itu.

Hanafi Rais, angkat bicara soal kisruh ayahnya dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan ihwal reforma agraria. Setelah Amien menuding Jokowi tak melakukan reforma agraria, Luhut sempat menanggapi dengan mengancam akan membuka dosa-dosa Amien.

Ia mengatakan, PAN beserta Amien tak gentar menghadapi ancaman apapun lantaran telah menyampaikan kritik. Menurut dia, kritik yang disampaikan Amien merupakan suara minoritas rakyat yang menginginkan keadilan akan kepemilikan tanah.

Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »