BudayaNasional

Panglima TNI Gatot Nurmantyo Bicara Martabak Pesta Jokowi

Presiden RI Joko Widodo (tengah) didampingi Panglima TNI Jenderal Moeldoko (kiri) dan KSAD TNI AD Jenderal Gatot Nurmanto (kanan) saat menuju tempat pemberian arahan kepada para prajurit TNI AD dengan menaiki tank anoa di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumsel, Selasa (16/6). Demonstrasi latihan tempur TNI AD disaksikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kasat TNI AD Jenderal Gatot Nurmanto dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/Asf/foc/15.
168

Ramai diperbicangkan oleh netizen, sosok yang akan bersanding dengan Presiden Joko Widodo dalam pilpres 2019 mendatang. Sosok itu adalah Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang hadir di pernikahan perhelatan pernikahan Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu. Maka, wartawan pun berusaha mengkonfirmasi perihal acara di Kota Solo, Jawa Tengah, pada 8 November 2017, saat Jokowi mantu.

Ditemui dalam acara resepsi di Gedung Graha Saba Buana, Solo, Gatot mengatakan, Presiden Jokowi tidak hanya mengundang para pejabat dan orang berkedudukan, Jokowi juga mengundang rakyat biasa. “Tempat yang beliau pakai ini sama sekali enggak memperlihatkan kemewahan. Kecuali beliau pesta di gedung-gedung mahal, itu baru,” ujar Gatot membela Presiden.

Ia tidak setuju jika disebut mewah dan mahal. “Kemewahan dan mahal itu kan terukur dari apa yang disajikan,” ujar Gatot yang menyebut Jokowi sebagai orangtua pengantin wanita alias yang punya hajat tidak menyewa gedung yang mahal dan berada di kota besar. Presiden, kata Gatot, malah memilih gedung yang merupakan milik sendiri.

Gatot pun menceritakan pengalamannya ketika memasuki gedung akad.Gatot Nurmantyo begitu menikmati hidangan martabak yang disajikan dalam pesta pernikahan ini. Terlihat Martabak Telor, Serabi, Prol Kopyor dan Ledre. Sedang minumannya, yakni Beras Kencur dan Asem Jawa yang terus diisi oleh petugas katering.

“Enak Martabaknya. Saya nambah malah dua kali. Isinya banyak,” ucap Panglima TNI yang saat itu seperti selebritis, diajak ragam rakyat untuk berfoto bersama. “Iya, di luar tadi saya tertahan lama karena diajakin foto sama saudara-saudara se-Indonesia. Maka itu wajarlah jika panitia memberikan keleluasaan dengan membuka beberapa gelombang tamu,” ujar Gatot dengan ramah.

baca juga: Wawancara Ekslusif Panglima TNI, Gatot Nurmantyo

Konvergensi Majalah MATRA
Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »
Lewat ke baris perkakas