Pembukaan Festival Rupiah Berdaulat Indonesia Oleh Gubernur Bank Indonesia

Keluarga Pahlawan RI (Paling kiri) Mantan Dubes Diennaryati Tjokrosuprihartono, cucu M.H. Thamrin (Rp. 2000), Noorwati Djuanda, anak Ir. H. Djuanda Kartawidjaja (Rp. 50.000), Mister Tuta cucu Dr. Sam Ratulangi (Rp. 20.000), Tasya Kaisiepo, anak Frans Kaisiepo (Rp. 10.000).

MATRANEWS.id — Dialog Kebangsaan Persatuan Dalam Keberagaman: Cinta Rupiah, Cinta NKRI

Pada tanggal 18 Agustus 2023, jam 08.30-11.00 WIB, suatu peristiwa bersejarah terjadi di Istora Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta. Acara tersebut adalah Dialog Kebangsaan Persatuan Dalam Keberagaman: Cinta Rupiah, Cinta NKRI.

Acara Pembukaan Festival Rupiah Berdaulat Indonesia ini mempunyai makna yang dalam, karena melibatkan berbagai elemen masyarakat. Tujuan dari acara ini adalah nobel, yakni untuk mempererat persatuan dan keberagaman dalam semangat cinta terhadap mata uang Rupiah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Upacara pembukaan dibuka oleh sosok terkenal, Perry Warjiyo, yang merupakan Gubernur Bank Indonesia. Turut hadir juga Doni P Joewono, Deputi Gubernur Indonesia, serta Marlison Hakim, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI.

Dalam pidato singkatnya, Perry Warjiyo berbagi pandangannya tentang Rupiah sebagai cerminan Indonesia dan pentingnya peran mata uang nasional dalam memperkuat semangat nasionalisme.

Selanjutnya, beberapa tokoh publik menjadi panelis dalam diskusi, di antaranya adalah Prof. D Meutia Hatta, putri dari Proklamator Bung Hatta yang juga merupakan Wakil Presiden pertama Indonesia. Beliau juga pernah menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan anggota Wantimpres.

Tak hanya itu, ada pula tokoh-tokoh lain seperti Prof. Dr. Abdul Mu’ti, seorang cendekiawan dan tokoh Islam, serta Indra Sjafri, Pelatih Tim Nasional Sepakbola Indonesia. Hanung Bramantyo, seorang sutradara ternama, juga turut hadir dalam acara tersebut.

Keluarga para pahlawan, yang menjadi ikon uang Rupiah, juga ikut meramaikan acara ini. Uang Rupiah selalu mengabadikan sosok-sosok pahlawan dalam setiap desainnya, baik di uang kertas maupun logam.

Selain itu, Ismeth Wibowo dan Noorwati Djuanda hadir mewakili keluarga Ir. H Djuanda Kartawidjaja dalam rangkaian uang Rupiah seri Rp 50.000 tahun emisi 2022. Bahkan, Wakil Rektor Universitas Pancasila, Dubes Diennaryati Tjokrosuprihartono, yang merupakan cucu dari Pahlawan Nasional M.H Thamrin, juga hadir dalam acara ini. Tampak juga Mister Tuta cucu Dr. Sam Ratulangi dan Tasya Kaisiepo, anak Frans Kaisiepo.

Moderator acara ini adalah Bunga Harum Dani.

Tak hanya sebatas diskusi yang membangkitkan semangat nasionalisme dan rasa bangga terhadap mata uang Rupiah, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan paduan suara CBP Rupiah yang menghadirkan momen yang mengharukan.

Dalam suasana keberagaman yang menjadi identitas Indonesia, acara Dialog Kebangsaan Persatuan Dalam Keberagaman: Cinta Rupiah, Cinta NKRI menjadi bukti nyata bahwa keberagaman dapat menjadi sumber kekuatan dalam memperkokoh persatuan dan cinta terhadap tanah air dan mata uang nasional.