Pesawat Garuda Bercat Gambar Alat Suntik

Garuda Indonesia berkomitmen untuk senantiasa mendukung dan berjalan selaras dengan upaya pemerintah dalam upaya penanggulangan pandemi

Badan pesawat Garuda Indonesia dengan gambar alat suntik menjadi viral dan perbincangan.

“Sebagai national flag carrier, Garuda Indonesia berkomitmen untuk senantiasa mendukung dan berjalan selaras dengan upaya pemerintah dalam upaya penanggulangan pandemi COVID-19,” ujar Irfan Setiaputra, Direktur Utama PT Garuda Indonesia .

Desain livery tersebut terpasang pada armada B737-800NG yang akan melayani berbagai rute penerbangan domestik.

Livery khusus tersebut ditampilkan pada kedua sisi pesawat dengan tambahan tulisan #SukseskanVaksinasi di atasnya, sebagai simbol kampanye vaksinasi nasional.

” Dengan langkah ini, kami tentunya berharap dapat menyuarakan semangat vaksinasi untuk negeri melalui cara yang kreatif,” ujar Irfan Setiaputra, dalam konteks Garuda Indonesia meningkatkan kesadaran dan keyakinan masyarakat atas pentingnya vaksinasi.

Lebih lanjut, sebagai bagian dari dukungan berkelanjutan dalam upaya percepatan program vaksinasi nasional,

Garuda Indonesia melalui layanan lini bisnis kargo udara, turut berperan aktif dalam pengangkutan vaksin COVID-19 produksi Sinovac dari Beijing, China, menuju Jakarta.

Hingga saat ini, Garuda telah melayani tiga tahap pengangkutan vaksin, yakni sebanyak 1,2 juta dosis vaksin pada pengangkutan tahapan pertama, 6 Desember 2020.

Selanjutnya, tahap kedua pada akhir Desember 2020 lalu, pesawat Garuda mengangkut sebanyak 1,8 juta dosis vaksin COVID-19.

Serta, awal 2021, Garuda kembali mengangkut bahan baku vaksin COVID-19 produksi Sinovac, yang lebih lanjut akan diproses oleh PT Bio Farma untuk memenuhi kebutuhan sebanyak 15 juta dosis vaksin.

Momentum awal pelaksanaan vaksinasi nasional ini, tentunya menjadi sebuah semangat dan optimisme tersendiri bagi Garuda Indonesia.

Irfan mengharapkan dengan pelaksanaan vaksinasi yang diiringi dengan konsistensi penerapan protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak).

“Maka minat dan kepercayaan masyarakat untuk kembali bepergian menggunakan transportasi udara akan semakin meningkat,” ujar Irfan Setiaputra, Direktur Utama PT Garuda Indonesia.