Rabu, Agustus 21, 2019
Hotline Kerjasama-Iklan 0816-1945288 eksekutifmatra@gmail.com
Ekonomi

Purnomo Yusgiantoro Center Sebagai Lembaga Strategis Kecerdasan Masyarakat

924Views

“Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) siap memfasilitasi jika rekan-rekan media yang tergabung di Asosiasi Media Digital atau temen-teman media membuat acara. Silahkan, jika ingin mengadakan acara di lokasi kami,” ujar Luky Yusgiantoro.

Intinya, PYC mendukung segala kegiatan kreatif yang menginspirasi. Bahwa memang saat ini, PYC lebih banyak melibatkan stakeholder di bidang energi.

“Yang pasti, acara-acara diskusi public semacam ini, sudah sering kami lakukan,” ujar Filda Yusgiantoro, Ketua Purnomo Yusgiantoro Center (PYC). Memang, “Kami belum terlalu mempubikasi, baik media tradisional cetak, TV, online atau medsos. Sehingga terasa sepi aktivitas.”

Adapun program-program PYC konkrit, menerbitkan makalah singkat atau jurnal secara berkala, mengadakan program lokakarya publik, debat, dan seminar. Selain itu, PYC juga akan menyelenggarakan penelitian yang berkelanjutan guna mengekplorasi pemikiran dan konsep baru yang kemudian dapat dipakai untuk peningkatan kompetensi bangsa.

Filda berjanji, setelah acara “bedah buku energi” yang kemarin dilakukan di sekretariat, membahas energi merupakan salah satu kebutuhan seluruh bangsa selama ini.

Hadir dalam kesempatan itu Prof. Purnomo Yusgiantoro bersama Luky Yusgiantoro Ph.D dan Dr. Widhyawan Prawiraatmadja serta Dr. Pri Agung Rakhmanto sebagai pembicara. Tak hanya para mahasiswa Universitas Pertahanan, UPN Yogya-Jakarta, juga Universitas Indonesia dan ITB. Juga hadir dari Kementerian ESDM sebagai peninjau.

Para pemerhati energi mengatakan diskusi dengan tujuan dapat membuka dan memberikan pemahaman tentang kedaulatan energi nasional. Selain itu diharapkan diskusi publik ini dapat memunculkan pendapat atau masukan yang membangun kedaulatan energi nasional.

“Buku ekonomi energy kedua, merupakan teori dan aplikasi. Kami tidak hanya memperbaharui data-data dari buku ekonomi energy pertama,” ujar Luky Yusgiantoro, B.Sc., M.Sc., Ph.D.

Putra dari mantan Menteri Energi dan Menhan itu masih merahasiakan detil, poin-poin yang akan dikembangkan.

Kabarnya, dalam buku tersebut juga akan ditulis mengenai hal-hal yang menarik, dalam konteks “politik energy”, termasuk investasi energy hingga keterkaitan ekonomi energy dengan Industry 4.0 dan Sustainable Development Goals oleh PBB.

Dr. Widhyawan Prawiraatmadja memuji buku ekonomi energi yang cukup lengkap. Masukannya, soal sisi kekinian, antara soal teknologi dan energi di era digital.

“Fenomena ekonomi energi di Indonesia, memang harus dilihat melalui sudut pandang yang lebih fundamental,” tutur Dr. Pri Agung Rakhmanto ikut mengomentari buku energy. Saat ini tidak banyak literatur yang menjelaskan mengenai ekonomi energi dan di dunia industry.

“Pengertian ekonomi energy, hanya terbatas pada perhitungan Net Present Value, Internal Rate of Return dan hal-hal yang hanya menyentuh kulit dari ekonomi energy,” papar Pri Agung menyebut saran, akan juga menarik jika buku enerji mengupas juga perkembangan teknologi yang mengganggu keseimbangan pasar atau sering disebut disruptive technology.

Hadir dalam kesempatan itu Prof. Purnomo Yusgiantoro bersama Luky Yusgiantoro Ph.D dan Dr. Widhyawan Prawiraatmadja serta Dr. Pri Agung Rakhmanto sebagai pembicara. Tak hanya para mahasiswa Universitas Pertahanan, UPN Yogya-Jakarta, juga Universitas Indonesia dan ITB. Juga hadir dari Kementerian ESDM sebagai peninjau.

baca juga: ANTARANEWS

klik: majalah eksekutif (print) cetak terbaru

Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »