SkorLife Sukses Kumpulkan Pendanaan Tahap Awal US$4 Juta untuk Membangun Layanan Credit Builder di Indonesia

Pendiri dan CEO SkorLife Ongki Kurniawan dan Pendiri dan COO SkorLife Karan Khetan
Pendiri dan CEO SkorLife Ongki Kurniawan dan Pendiri dan COO SkorLife Karan Khetan

MATRANEWS.id – SkorLife, startup fintech di Indonesia yang bergerak di bidang keuangan berbasis teknologi, berhasil mengumpulkan pendanaan tahap awal senilai US$4 juta. Pendanaan ini dipimpin oleh Hummingbird Ventures, sebuah perusahaan dana ventura global, dengan partisipasi dari QED Investors, AC Ventures, dan Saison Capital. SkorLife memiliki misi untuk membangun sistem kredit yang lebih baik di Indonesia, dengan tujuan memberikan keadilan dan kebebasan finansial kepada masyarakat untuk mendorong masa depan inklusif dan sejahtera.

Sebagai layanan credit builder pertama di Indonesia, SkorLife memberikan kemudahan bagi pengguna untuk memeriksa skor kredit mereka dari lembaga kredit nasional. Mereka juga memberikan tips dan saran kepada pengguna untuk meningkatkan skor kredit agar dapat mengakses kredit yang lebih baik serta mendeteksi penyalahgunaan identitas. SkorLife hadir untuk mengatasi masalah akses terbatas terhadap kredit yang adil di Indonesia dengan menyediakan pendidikan kredit, alat untuk meningkatkan skor kredit, dan mempromosikan pinjaman yang bertanggung jawab.

SkorLife telah menginvestasikan sumber daya mereka dalam memperkuat keamanan informasi dengan memperoleh sertifikasi ISO 27001 dan ISO 27701. Mereka juga bekerja sama dengan regulator lokal dalam klaster Financial Planner. Pendanaan yang baru mereka dapatkan akan digunakan untuk pengembangan produk lebih lanjut, meningkatkan kesadaran merek di pasar, memperluas tim, dan mendorong pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan.

Menyikapi pendanaan ini, Co-founder dan CEO SkorLife, Ongki Kurniawan, menyampaikan kegembiraannya atas dukungan dari Hummingbird Ventures dan QED Investors. Keberadaan mereka yang memiliki pengaruh global dan keahlian mendalam di sektor ini sesuai dengan visi ambisius SkorLife untuk merevolusi industri kredit di Indonesia. Hummingbird Ventures juga menyampaikan keyakinannya terhadap potensi membangun merek konsumen terkait kredit di Indonesia, dan mereka melihat Ongki dan Karan sebagai pendiri yang tepat untuk mewujudkannya.

SkorLife mendapat pujian dari Founder dan Managing Partner AC Ventures, Adrian Li, yang menganggap mereka merevolusi pasar Indonesia dengan mengatasi masalah nyata mengenai ketimpangan keuangan. AC Ventures dengan bangga menjadi investor awal dan mitra generasional perusahaan ini. Sandeep Patil, Partner dan Head of Asia QED Investors, juga menyampaikan antusiasmenya untuk bergabung dalam misi SkorLife yang berani. SkorLife telah mendapatkan kepercayaan dari ratusan ribu pengguna sejak diluncurkan secara publik pada September tahun lalu, dan mereka terus berkomitmen untuk memajukan literasi keuangan di kalangan individu dan komunitas.

SkorLife merupakan pelopor dalam kategori teknologi kredit di Indonesia. Dengan layanan credit builder yang mereka tawarkan, SkorLife memungkinkan pengguna untuk memahami profil kredit mereka dengan lebih baik dan berusaha meningkatkan kelayakan kredit serta reputasi keuangan mereka. Dalam jangka panjang, hal ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih adil terhadap peluang kredit dan membantu masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Dengan pendanaan tahap awal yang baru mereka peroleh, SkorLife siap mempercepat misi mereka dalam mempromosikan pinjaman yang bertanggung jawab dan praktik kredit yang adil di Indonesia. Mereka berkomitmen untuk meningkatkan literasi keuangan dan inklusi di negara ini dengan mendorong konsumen untuk aktif dalam membangun dan mempertahankan kelayakan kredit mereka.

SkorLife merupakan salah satu contoh sukses dari sinergi antara startup teknologi dan investor yang mendukung inovasi. Dengan pendanaan ini, SkorLife dapat melanjutkan pengembangan produk, memperluas kehadiran mereka di pasar, dan terus mendorong pertumbuhan perusahaan untuk mencapai visi mereka dalam menciptakan perubahan positif dalam industri kredit di Indonesia.

Tinggalkan Balasan