Ekonomi

Undangan Kumpul Di Kedai Ayam Gosong Menjadi Perhatian Tim Siber

Kedai Ayam GosongKedai Ayam Gosong

Undangan Kumpul Di Kedai Ayam Gosong Menjadi Perhatian Tim Siber

MATRANEWS.id — Viral di media sosial Whatsapps, aktivitas bincang-bincang (chatting) mengenai rapat atau kumpul-kumpul yang akan diselenggarakan 22 April 2019 jam empat sore ini.

Kedai Ayam Gosong

Acara kumpul di sebuah Kedai Ayam Gosong (KAG), di jalan Merdeka Raya nomor 12, kawasan Abadi Jaya, Sukmajaya Depok.

Rapat ini disebut-sebut, dalam kaitan merayakan kemenangan pasangan calon Presiden yang mengklaim meraih kemenangan di pemilihan presiden 2019 ini.

Baca juga : Menyindir Diri Sendiri

Kemenangan yang perlu disyukuri, oleh tim sukses media digital, tapi, di luar “cebong” dan “kampret”.

Acara sujud syukur itu juga terlepas hasil hitung cepat lembaga survei dan tak ada hubungannya partai tertentu. “Tiada kebahagiaan tanpa kehadiran mu sob, jahblezz,” di ujung undangan WA, yang disertai kode-kode tertentu.

Beberapa konten media sosial jelang pengumuman pemenang Presiden 2019-2024, memang sedang diawasi aktivitas sibernya oleh agensi intelijen dan penegak hukum. Khususnya medsos agar tak lakukan hal-hal yang di luar etika, seperti hasutan dan fitnah.

Yang ini menarik, karena sebuah undangan rapat kembali diunggah pagi ini.

Menjadi perhatian karena beredar kembali di WA pribadi para anggota Asosiasi Media Digital dan Forum Pimpinan Media Digital Indonesia, untuk hadir perihal rencana “bakar-bakaran” sehingga kita akan lihat apa yang membuat gosong.

Nah, apa yang gosong? Itu yang menjadi pembicaraan.

Berita Menarik :  Kopi Presiden Dengan Kotak Kayu Ukiran Korean Coast Guard

Apalagi, yang viral juga efek dari gosong dan bakar yang terjadi dari aksi serangan bom terhadap tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka. Teror bom tersebut merupakan tindakan yang keji dan biadab.

Whatsapps itu juga menyatakan dukacita mendalam atas kejadian tersebut. Dia menyerukan semua pihak untuk bersatu melawan tindakan teror.

Dalam ajakan kumpul-kumpul, terselip misi, mendorong nilai-nilai kemanusiaan untuk menciptakan peradaban yang damai dan saling percaya antar sesama manusia.

Intinya, mengajak seluruh agama, umat manusia untuk bersama-sama menolak tindakan radikalisme dan terorisme yang mengorbankan nyawa manusia atas nama agama, politik, etnis, suku maupun ras.

Di tengah rumors dan isu hoaks yang digoreng-goreng, pertemuan di Ayam Gosong ini menjadi viral dan terus menjadi perbincangan, karena disebut yang hadir boleh memakan sepuasnya dan gratis. Biasanya gerakan sahabat jumat bersedekah, tapi kali ini, dilakukan di hari Senin, sore.

Lokasinya pun, di Kedai Ayam Gosong yang dikenal laris, dengan sambal korek yang pedas. Menu Ceker Legit dengan menu pendamping tempe dan tahu goreng, serta kol dan ketimun saja sebagai pelengkap lalapan sambelnya, asyik dan lezat.

“Kami mengajak sahabat sejawat untuk kumpul jelang bulan Ramadhan,” ujar Agus Asianto pemilik Kedai Ayam Gosong mengklarifikasi.

“Bersilaturahmi atas undangan bapak Haji Agi Sugianto, bos proaktif. Terlepas dari pesta kemenangan pasangan Pilpres 2019. Kalau pesta kemenangan, ada lagi nanti,” demikian pria yang seorang jurnalis ini memaparkan, sekaligus kembali mengajak hadir di sore ini untuk mampir ke Kedai Ayam Gosong, jam 16.WIB di jalan Merdeka, Depok.

Berita Menarik :  GetCraft: "Perluas Bisnis Media, Lewat Varian Produk Lain"

baca juga: majalah eksekutif edisi cetak (print) — klik ini —

Undangan Kumpul Di Kedai Ayam Gosong Menjadi Perhatian Tim SiberUndangan Kumpul Di Kedai Ayam Gosong Menjadi Perhatian Tim Siber

Undangan Kumpul Di Kedai Ayam Gosong Menjadi Perhatian Tim Siber

Konvergensi Majalah MATRA
Redaksi
the authorRedaksi