MATRANEWS.id — Mendadak! Direksi Kantor Berita ANTARA Dirombak, Benny Butar-Butar Tergeser
Abdul Hakim ditetapkan sebagai Direktur Utama menggantikan Benny Butar-Butar. Sejumlah posisi strategis di perusahaan pelat merah itu ikut berubah.
Apa yang terjadi di tubuh kantor berita negara tersebut?
Pergantian mendadak terjadi di jajaran direksi Perum Lembaga Kantor Berita ANTARA.
Pemerintah melalui Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), selaku pemegang modal perusahaan, resmi menetapkan susunan direksi baru melalui Surat Keputusan Badan Pengaturan BUMN.
Perubahan ini menjadi sorotan karena menyentuh sejumlah posisi penting, mulai dari direktur utama hingga direktur pemberitaan. Benny Butar-Butar, yang sebelumnya dipercaya memimpin ANTARA, kini digantikan oleh Abdul Hakim.
Benny menjabat Direktur Utama ANTARA setelah menggantikan Akhmad Munir pada 8 Januari 2026. Masa kepemimpinannya kini berakhir seiring keputusan pemerintah merombak jajaran direksi perusahaan kantor berita milik negara tersebut.
Pergantian ini bukan sekadar perubahan nama di pucuk pimpinan. Susunan baru juga memperlihatkan pergeseran pada bidang pemberitaan serta pengembangan bisnis dan teknologi informasi.
Peta Baru Direksi ANTARA
Berdasarkan susunan yang disampaikan, berikut perubahan jajaran direksi ANTARA:
Direktur Utama: Abdul Hakim menggantikan Benny Butar-Butar.
Direktur Pemberitaan: Delvira Chaerani Hutabarat menggantikan Virgandi Prayudantoro.
Direktur Komersial, Pengembangan Bisnis dan Teknologi Informasi: Virgandi Prayudantoro menggantikan Rachmat Hidayat.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Aria BS Pramono.
Perubahan paling menarik terlihat pada Virgandi Prayudantoro. Sebelumnya menjabat Direktur Pemberitaan, ia kini dipercaya mengisi posisi Direktur Komersial, Pengembangan Bisnis dan Teknologi Informasi. Sementara itu, kursi pemberitaan beralih kepada Delvira Chaerani Hutabarat.
Perubahan tersebut menempatkan sejumlah figur baru maupun pejabat yang berpindah posisi pada simpul-simpul penting pengelolaan ANTARA.
Tantangannya bukan hanya menjaga kesinambungan produksi berita, melainkan juga memastikan perusahaan mampu beradaptasi dengan perubahan industri media.
Ujian bagi Kantor Berita Negara
Sebagai kantor berita nasional, ANTARA memiliki peran penting dalam menyediakan informasi bagi media, lembaga pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Karena itu, perubahan kepemimpinan di perusahaan ini tidak hanya berkaitan dengan urusan manajemen internal.
Direktur utama yang baru akan menghadapi tantangan menjaga kredibilitas jurnalistik sekaligus memperkuat kinerja bisnis perusahaan.
Di sisi lain, perubahan pada direktorat pemberitaan akan menjadi perhatian karena menyangkut arah pengelolaan ruang redaksi dan distribusi informasi.
Di tengah persaingan media digital, kantor berita juga dituntut mempercepat transformasi teknologi, memperluas jangkauan layanan, dan mempertahankan kepercayaan publik.
Pergeseran Virgandi dari bidang pemberitaan ke bidang komersial dan teknologi informasi menjadi salah satu perubahan yang patut dicermati dalam konteks tersebut.
Namun, alasan resmi di balik perombakan direksi, masa berlaku keputusan, serta pertimbangan pemerintah dalam memilih susunan baru belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia.
Pergantian ini pada akhirnya menyisakan pertanyaan: apakah perombakan tersebut merupakan penyegaran organisasi, penyesuaian strategi bisnis, atau bagian dari perubahan arah pengelolaan kantor berita negara?
Jawabannya akan terlihat dari kebijakan direksi baru, terutama dalam menjaga independensi dan kredibilitas jurnalistik, memperkuat layanan informasi, serta meningkatkan kinerja perusahaan.
© 2026 MATRANEWS.ID. Cantumkan tautan artikel asli saat mengutip.
