MATRANEWS.id — Sri Mulyani dan Sambal Tempe: Me Time Sang Menteri di Tengah Hiruk-Pikuk Negara
Di balik gemuruh angka-angka APBN dan dinamika ekonomi global, Sri Mulyani Indrawati—Menteri Keuangan Republik Indonesia—menemukan kedamaian dalam sesuatu yang sangat sederhana: Sambal Tempe.
Sebuah hidangan rumahan yang membangkitkan kenangan masa kecil, sekaligus menjadi penenang saraf setelah hari-hari yang melelahkan memikirkan stabilitas fiskal negara.
Lewat unggahan akun media sosial pribadinya, Sri Mulyani dengan tulus membagikan sisi paling membumi dari kehidupannya: memasak sambal tempe geprek.
Comfort food, begitu ia menyebutnya, yang telah menemani hidupnya dari masa kecil hingga kini menjabat sebagai salah satu menteri paling berpengaruh di kabinet.
“Mudah membuatnya,” tulisnya, “bawang putih, cabe merah dan sedikit rawit, garam, minyak jelantah, dan tentu saja tempe goreng yang digeprek.”
Bukan resep mewah. Justru kesederhanaannya yang membuat ritual ini terasa seperti meditasi. Sebuah pelarian yang menyenangkan, tempat berpulang di tengah tekanan kerja dan ekspektasi publik.
Kegiatan ini terungkap dalam wawancara untuk sebuah proyek Buku Masakan Indonesia yang digarap oleh Didit Hediprasetyo Prabowo bersama tim: Winda Malika Siregar, Ratna Sari, Febe Riri Siahaan, Ade Sari, Davy Lingga, Henricus, dan Adhi Wibowo.
Sebuah proyek kuliner yang bukan hanya mencatat ragam resep nusantara, tetapi juga menggali sisi personal para tokoh bangsa melalui makanan favorit mereka.
Sri Mulyani pun menyebut momen ini sebagai salah satu kegiatan “agak laen” miliknya minggu ini—istilah yang mencerminkan spontanitas dan kegembiraan seorang ibu bangsa yang tak melulu disibukkan dengan urusan pajak dan utang negara.
Ia menunjukkan bahwa di balik setiap pemimpin hebat, ada ruang kecil untuk kenangan, aroma dapur, dan sambal tempe yang menyatukan semua lapisan hidup.









