MATRANEWS.id –– Ketua DPD RI Haji Sultan Najamuddin Terima Tanda Kehormatan Bintang Utama di Istana Negara: Apresiasi atas Jasa dalam Politik dan Kepemudaan
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan tanda jasa dan kehormatan kepada 141 tokoh bangsa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).
Para penerima berasal dari beragam latar belakang: menteri, tokoh politik, budayawan, insan pers, hingga tokoh militer.
Di antara nama besar tersebut, salah satu yang menarik perhatian publik adalah H. Sultan Najamuddin, tokoh muda yang kiprahnya di bidang politik dan kepemudaan telah memberi warna baru dalam pembangunan nasional.
Perjuangan Sultan Najamuddin untuk Pemuda dan Daerah
“Alhamdulillah, hari ini kami diberikan tanda kehormatan oleh negara berupa Bintang Republik Indonesia Utama. Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan seluruh masyarakat Indonesia atas kepercayaan ini,” ujar Sultan dalam keterangan resminya.
Sultan, tokoh muda kelahiran Pino, Bengkulu Selatan, menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya untuk dirinya, melainkan untuk seluruh anggota dan lembaga DPD RI.
Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi moral untuk terus memperkuat kiprah DPD RI dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah.
Lebih lanjut, Sultan menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong penguatan peran DPD RI dalam legislasi serta pendampingan terhadap persoalan masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya pendidikan politik bagi generasi muda di berbagai daerah sebagai bagian dari membangun fondasi Indonesia Emas 2045.
“DPD RI secara kelembagaan akan terus mendukung dan mengawal program prioritas pemerintah, sekaligus aktif menyalurkan aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah,” kata pria yang dikenal aktif dalam advokasi pemberdayaan pemuda serta penguatan ekonomi daerah.
Sebagai figur politik yang juga dekat dengan generasi muda, ia konsisten mengampanyekan pentingnya partisipasi pemuda dalam politik dan pembangunan.
Melalui kiprahnya di lembaga legislatif, Sultan tak hanya berbicara di ruang sidang, melainkan juga menghadirkan program nyata yang dipublikasikan luas sehingga mendorong tumbuhnya optimisme baru di kalangan anak muda.
Perannya dipandang strategis dalam menghubungkan energi generasi muda dengan kebutuhan pembangunan daerah yang lebih inklusif, berdaya saing, dan sejalan dengan arah pembangunan nasional.
Momentum Apresiasi
Dalam keputusan yang dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden, ditegaskan bahwa pemberian tanda kehormatan ini merupakan bentuk penghargaan negara kepada tokoh-tokoh yang berjasa besar bagi bangsa.
“Menganugerahkan tanda kehormatan kepada mereka yang nama, jabatan, dan profesinya tersebut dalam lampiran keputusan ini sebagai penghargaan atas jasa-jasanya sesuai ketentuan syarat khusus sebagaimana diatur dalam Undang-Undang,” demikian kutipan Keputusan Presiden.
Selain Sultan Najamuddin, sejumlah tokoh lain yang menerima penghargaan ini antara lain Puan Maharani, Ahmad Muzani, Sufmi Dasco Ahmad, Zulkifli Hasan, Wiranto, hingga budayawan dan seniman besar seperti Taufiq Ismail, Waldjinah, dan maestro patung I Nyoman Nuarta.
Bahkan nama-nama legendaris seperti almarhum Jenderal Hoegeng Imam Santoso, Benyamin Sueb, Titiek Puspa, dan Gombloh juga turut tercatat sebagai penerima tanda jasa kehormatan melalui ahli warisnya.
Menyatukan Generasi dan Warisan Bangsa
Penganugerahan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi bahwa negara menaruh perhatian besar terhadap jasa mereka yang mengabdikan diri untuk bangsa di berbagai lini.
Dalam konteks ini, kiprah Sultan Najamuddin memberi makna bahwa generasi muda memiliki ruang dan kesempatan untuk turut tercatat dalam sejarah melalui karya dan dedikasi nyata.
Momentum ini menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan bangsa tak bisa dilepaskan dari sinergi lintas generasi—dari tokoh senior yang telah menorehkan jejak sejarah, hingga figur-figur muda yang sedang menyiapkan pondasi masa depan.

- sumber info lain, Klik ini: Ketua DPD RI Sultan Najamuddin salah satu Penerima bintang Jasa Utama
Adapun berikut tokoh-tokoh penerima anugerah bintang jasa dan kehormatan. 1. Puan Maharani 2. Ahmad Muzani 3. Sultan Najamuddin 4. Sufmi Dasco Ahmad 5. Zulkifli Hasan 6. Wiranto 7. Agum Gumelar 8. Subagyo Hadi Siswoyo 9. AM Hendropriyono 10. Alm Moerdiono 11. Alm Jenderal Hoegeng Imam Santoso 12. Almh Rachmawati Soekarnoputri 13. Alm Abdul Rachman Ramly 14. Alm Aloysius Benedictus Mboi 15. Alm Muhammad Noer 16. Abdul Muhaimin Iskandar 17. Bahlil Lahadalia 18. Saifullah Yusuf 19. Andi Amran Sulaiman 20. Marty Natalegawa 21. Retno Lestari Priansari Marsudi 22. Juwono Sudarsono 23. Noer Hassan Wirajuda 24. Alm Baharuddin Lopa 25. Alm Ida Cokorda Pemecutan 26. Alm Letjen TNI (Purn) Dading Kalbuadi 27. Letjen TNI (Purn) Solihin Gautama Purwanegara 28. Alm Mayjen TNI (Purn) Chalimi Imam Santosa 29. Purnomo Yusgiantoro 30. Letjen TNI (Purn) Tarub 31. Suhartoyo 32. Letjen TNI (Purn) Herman Bernhard Leopold Mantiri 33. Dino Pati Djalal 34. Alm Bismar Siregar 35. Alm Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo 36. Alm Letjen TNI (Purn) Mochammad Jasin 37. Alm Letjen TNI (Purn) Hartono Rekso Dharsono 38. Alm Letjen TNI (Purn) Kemal Idris 39. Burhanuddin Abdullah 40. Terawan Agus Putranto 41. Hashim Djojohadikusumo 42. Agus Harimurti Yudhoyono 43. Sugiono 44. Abdul Mu’ti 45. Fadli Zon 46. Andi Syamsuddin Arsyad 47. Suhardi 48. Siti Hardjanti Wismoyo 49. Prasetyo Hadi 50. Meutya Hafid 51. Teddy Indra Wijaya 52. Muhammad Yusuf Ateh 53. Ivan Yustiavandana 54. Dadan Hindayana 55. Perry Warjiyo 56. Miftachul Akhyar 57. Haedar Nashir 58. Sigit P. Santosa 59. Mayjen TNI (Purn) Syamsudin 60. Johanes Gluba Gebze 61. Herlina Christine Natalia Hakim 62. Francisco Xavier Lopez da Cruz 63. Almarhum Prof Fahmi Idris 64. Almarhum Letjen TNI (Purn) F. X. Sud jasmin 65. Almarhum Letjen TNI (Purn) Wiyogo Atmodarminto 66. Mayjen TNI (Purn) Almarhum Mung Parh adimulyo 67. Almarhum K. H. Yusuf Hasyim 68. Almarhum K. H. Maimun Zubair 69. Almarhum K. H. Abdullah Abbas 70. Almarhum Letjen TNI (Purn) Rais Abin 71. Almarhum Jose Fernando Osorio Soares 72. Almarhum Abilio Jose Osorio Soares 73. Almarhum Arnaldo dos Reis Araujo 74. Almarhum AKBP (Purn) H. Soekitman 75. Mayjen TNI (Purn) Zacky Anwar Makarim 76. Yusuf AR 77. Maher Al Ga dri 78. Almarhum K. H. Muhammad Maksum 79. Juri Ardiantoro 80. Sumarsono 81. Angga Raka Prabowo 82. Anwar Iskandar 83. Soepriyatno 84. Angky Retno Yudianti 85. Widjono Hardjanto 86. H. Abidin 87. Abdul Ghofur 88. Soegeng Sarjadi 89. Simon Aloysius Mantiri 90. Abdussamad Sulaiman HB (H. Sulaiman) 91. Abdul Rasyid 92. Nanik Sudaryati Deyang 93. Willy Ananias Gara 94. Amzulian Rifai 95. Isma Tahun 96. Lydia Silvanna Djaman 97. Teddy Sutadi Kardin 98. Taufiq Ismail 99. Muhammad Ainun Najib 100. Almarhum Cornel Simanjuntak 101. Asep Saifuddin Chalim 102. Almarhum Benyamin Sueb 103. Almarhum Titiek Puspa 104. Teungku Nyak Sandang bin Lamudin 105. Carina Citra Dewi 106. Kolonel Marinir TNI (Purn) Azwar Syam 107. Sadiman 108. Seto Mulyadi 109. Senny Marbun 110. Afdiharto Mardi Lestari 111. Almarhum Atmakusumah Astraatmadja 112. Andi Ramang 113. Diana Cristina 114. Abdul Muis 115. Aipda Muhammad Irvan 116. Ja’un S. Mihardja 117. Slamet Rahardjo Djarot T 118. Waldjinah 119. I Nyoman Nuarta 120. Almarhum Letkol Caj Tituler Muhammad Idris Sardi 121. Alm Mochtar Lubis 122. Sukmono Hadi 123. Alm Soedjarwoto Soemarsono (Gombloh) 124. Francisco Deodato Osorio Soares 125. Vidal Domingos Doutel Sarmento 126. Agostinho Boavida Ximenes Sera Malic 127. Joao Angelo de Sousa Mota 128. Alm Lettu (Purn) Isa Mangun 129. Alm Willie Firdaus 130. Alm Martinho Fernandes 131. Alm Joaquim Monteiro 132. Alm Alfonso Henrique Pinto 133. Alm Juliao Fraga 134. Alm Claudio Vieira 135. Alm Jose Fernandes 136. Alm Roberto Li 137. Alm Jose Da Conceicao 138. Alm Edmundo da Silva 139. Joao da Silva Tavares 140. Alm Hein Mantundoy 141. Aries Marsudiyanto
Ketua DPD RI Sultan Najamuddin salah satu Penerima bintang Jasa Utama – YouTube










