MATRA Insight
- Panti Asuhan Ar-Rahim dan Panti Asuhan Fajar Iman menjadi penerima donasi yang dihimpun dari apoteker se-Riau.
- Kegiatan melibatkan HISFARMA, HISFARSI, HISFARKESMAS, dan HISFARDIS dalam aksi bersama Pengurus Daerah IAI Riau.
- Pembagian masker dan vitamin disertai edukasi mengenai kewaspadaan terhadap paparan asap, polusi udara, dan perilaku hidup bersih dan sehat.
MATRANEWS.ID — Sepatu sekolah, susu, dan perlengkapan belajar masuk dalam daftar bantuan yang dihimpun apoteker Riau untuk anak-anak panti asuhan di Pekanbaru. Bersama sembako dan uang tunai, bantuan tersebut membawa perhatian para apoteker pada kebutuhan sehari-hari anak-anak.
Aksi sosial itu menjadi bagian dari peringatan Hari Apoteker Sedunia 2026 yang digelar Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Riau. Dalam keterangan bertanggal 25 September 2026, organisasi tersebut menyampaikan bahwa kegiatan juga mencakup pembagian masker, vitamin, dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Melalui rangkaian itu, IAI Riau ingin mendekatkan profesi apoteker kepada warga. Pelayanan obat menjadi salah satu bagian dari peran yang mereka perkenalkan, bersama pemberian informasi kesehatan dan kegiatan sosial.
“World Pharmacist Day bukan hanya tentang profesi apoteker, tetapi juga tentang bagaimana kami dapat hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata apt. Adrian Mulya, S.Si., M.KM., dalam keterangan tersebut.
Bantuan untuk Kebutuhan Anak Panti
Donasi disalurkan kepada Panti Asuhan Ar-Rahim dan Panti Asuhan Fajar Iman di Kota Pekanbaru. Bantuan berasal dari partisipasi apoteker berbagai wilayah di Provinsi Riau.
Jenisnya mencakup kebutuhan pangan hingga perlengkapan sekolah. Penyelenggara berharap bantuan tersebut dapat mendukung keseharian anak-anak di kedua panti.
Untuk menghimpun partisipasi, IAI Riau mengajak empat himpunan seminat: HISFARMA, HISFARSI, HISFARKESMAS, dan HISFARDIS. Para apoteker ikut menyumbangkan bantuan sekaligus terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan.
Menurut Adrian, keterlibatan lintas himpunan itu menjadi kesempatan untuk mempertemukan berbagai bidang pelayanan dalam satu kegiatan masyarakat.
“Dengan melibatkan HISFARMA, HISFARSI, HISFARKESMAS, dan HISFARDIS se-Riau, kami berharap semangat kolaborasi ini terus berkembang,” ujarnya.
Apoteker Riau Mengajak Warga Mengenali Risiko Paparan Asap
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan pembagian masker dan vitamin gratis. Para apoteker menyertakan edukasi tentang menjaga kesehatan ketika lingkungan berpotensi terpapar asap dan polusi udara.
Menurut keterangan penyelenggara, materi edukasi mencakup penggunaan masker dalam kondisi kualitas udara kurang baik serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Pembagian bantuan menjadi kesempatan untuk menyampaikan informasi tersebut secara langsung kepada warga.
IAI Riau menempatkan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Melalui pertemuan langsung, organisasi tersebut ingin memperkenalkan apoteker sebagai tenaga kesehatan yang juga dapat menjadi tempat memperoleh informasi.
“Melalui kegiatan sosial dan edukasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa apoteker Riau peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Riau,” kata Adrian.
Merawat Kerja Bersama setelah Peringatan
IAI Riau berharap kegiatan sosial dan edukasi dapat dilanjutkan secara berkelanjutan. Harapan itu bertumpu pada partisipasi para apoteker yang menyumbangkan bantuan dan terlibat dalam kegiatan.
Belum ada rincian jadwal lanjutan dalam keterangan penyelenggara. Namun, Adrian menekankan bahwa kolaborasi ant bidang menjadi bagian penting dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap bidang memiliki peran masing-masing, tetapi semuanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan pelayanan dan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
© 2026 MATRANEWS.ID. Cantumkan tautan artikel asli saat mengutip.





