Rangkaian Acara Pendukung Automechanika Jakarta Hadir dengan Pengalaman Interaktif, Memperkuat Kolaborasi Industri Otomotif Indonesia

Rangkaian Acara Pendukung Automechanika Jakarta Hadir dengan Pengalaman Interaktif, Memperkuat Kolaborasi Industri Otomotif Indonesia

Automechanika Jakarta, Ruang Belajar Bengkel Menuju Era Mobil Listrik

Pameran perdana pada 24–27 September 2026 memadukan pelatihan teknisi, pembahasan rantai pasok, dan penjajakan bisnis bagi industri otomotif.

MATRA Insight

  • Penyelenggara mengumumkan lebih dari 300 peserta pameran dari 16 pasar akan mengisi area seluas 20.000 meter persegi.
  • Agenda konferensi mencakup produksi berbasis AI hingga pemanfaatan kembali baterai kendaraan listrik untuk penyimpanan energi.
  • Forum rantai pasok dan program pertemuan bisnis disiapkan untuk membahas peluang industri serta mempertemukan kebutuhan pembeli dengan pemasok.

MATRANEWS.ID — Memperbaiki bodi penyok, melakukan pengelasan titik, hingga mencoba pengecatan melalui realitas virtual menjadi bagian dari kegiatan yang disiapkan dalam Automechanika Jakarta. Melalui rangkaian praktik tersebut, pekerjaan sehari-hari di bengkel mendapat tempat dalam pembicaraan tentang masa depan otomotif.

Pameran yang dijadwalkan berlangsung pada 24–27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition atau NICE itu akan digelar untuk pertama kalinya. Salah satu fokusnya adalah kesiapan keterampilan teknisi menghadapi perkembangan kendaraan, termasuk transisi menuju mobil listrik.

Dalam siaran pers melalui PRNewswire pada 14 September 2026, penyelenggara menyebut Automechanika Jakarta akan menghadirkan lebih dari 300 peserta pameran dari 16 pasar. Kegiatannya mencakup pameran produk, pelatihan, konferensi, dan pertemuan bisnis.

Bagi pengelola bengkel, rangkaian tersebut menawarkan kesempatan untuk mempelajari peralatan dan teknik yang berkaitan dengan pekerjaan mereka. Manfaatnya bagi operasional bengkel masih akan bergantung pada kesesuaian materi, kebutuhan usaha, dan penerapannya setelah acara.

Dari Peralatan Bengkel ke Keterampilan Teknisi

Melalui Tech & Skills Workshop and Xperience Zone, penyelenggara menyiapkan pelatihan teori dan praktik bagi teknisi. Pengunjung juga dijadwalkan dapat mencoba sejumlah pekerjaan mekanik di area interaktif.

Kegiatannya meliputi perbaikan bodi penyok, pengelasan titik, pemolesan mobil, pemotongan plasma, serta simulasi pengecatan menggunakan teknologi realitas virtual atau VR.

Menurut penyelenggara, rangkaian ini dirancang untuk membantu bengkel mengevaluasi pembelian peralatan, menyempurnakan teknik kerja, dan menimbang kemungkinan layanan baru. Tujuan tersebut menjadi bagian dari agenda pelatihan, belum merupakan hasil yang sudah dicapai.

Pameran produknya sendiri mencakup suku cadang, komponen kelistrikan dan elektronik, aksesori, alat diagnostik, perbaikan, hingga manufaktur dan otomasi otomotif. Astra Otoparts, Aisin, Denso, Brembo, dan sejumlah perusahaan lain tercantum dalam daftar peserta yang diumumkan penyelenggara.

Membahas Kehidupan Kedua Baterai

Perubahan teknologi kendaraan juga menjadi pokok Automotive Mobility Solutions Conference. Agenda yang disiapkan mencakup elektrifikasi, mobilitas berbasis kecerdasan buatan atau AI, manajemen armada, serta ketertelusuran suku cadang dalam layanan purnajual.

Salah satu pembahasannya menyangkut baterai second-life, yakni baterai yang dimanfaatkan kembali untuk penggunaan berikutnya. Konferensi dijadwalkan mengulas pengujian penurunan kemampuan baterai sebagai dasar pertimbangan penggunaan kembali atau daur ulang.

Penyelenggara juga memasukkan pembahasan integrasi penyimpanan energi dari baterai tersebut dengan pembangkit listrik tenaga surya dan bayu. Arah diskusinya mencakup kemungkinan penggunaan di pulau-pulau terpencil Indonesia untuk mendukung pasokan listrik dan mengurangi ketergantungan pada generator diesel.

Materi itu masih berupa agenda konferensi. Siaran pers belum merinci lokasi proyek, kapasitas penyimpanan, maupun hasil penerapan yang dapat dijadikan ukuran keberhasilannya.

Membuka Percakapan tentang Rantai Pasok

Dalam Supply Chain Collaboration Forum, pembahasan akan diarahkan pada peluang manufaktur kendaraan, investasi, dan rantai pasok. Perwakilan GAIKINDO dijadwalkan mengulas inisiatif pemberdayaan usaha kecil dan menengah lokal.

Sementara itu, Business Matching Programme disiapkan untuk mempertemukan pembeli yang memiliki kebutuhan pengadaan tertentu dengan peserta pameran. Program ini membuka ruang penjajakan kerja sama, tanpa menjamin terjadinya transaksi.

Tujuh paviliun dari Tiongkok Daratan, Uni Eropa, India, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Thailand juga diumumkan akan hadir. Keseluruhan pameran direncanakan menempati area seluas 20.000 meter persegi.

Budaya Otomotif Mendapat Tempat

Di luar forum industri, autoFEST@JKT akan menghadirkan pameran mobil klasik, balap simulator, uji slalom, dan bazar komponen.

Penyelenggara turut mengumumkan layanan penyetelan keselarasan roda atau wheel alignment serta pengisian ban dengan nitrogen secara gratis melalui Auto Service Day. Rincian mengenai kuota dan ketentuan layanan belum dijelaskan dalam materi rilis.

Automechanika Jakarta diselenggarakan Messe Frankfurt (HK) Ltd bersama Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor atau GIAMM. Informasi praregistrasi tersedia melalui situs Automechanika Jakarta.

Di antara pembicaraan tentang pabrik pintar dan pemanfaatan baterai, agenda pameran ini tetap bersentuhan dengan pekerjaan konkret: teknisi mempelajari teknik perbaikan, bengkel menimbang peralatan, dan pelaku usaha mencari pemasok yang sesuai kebutuhan.