MATRANEWS.id — Hukum Hiu:
Perusahaan yang benar-benar kuat tidak mengusir hiu; mereka membersihkan air. Hiu mewakili individu yang benar-benar luar biasa, cakap, dan berjiwa petualang.
Mereka berani mengekspresikan diri, menghadapi tantangan, dan memberikan hasil.
Namun seringkali, sifat “kuat” mereka menciptakan tekanan dan kecemburuan.
Banyak team manajemen perusahaan cenderung “mudah diatur”, memilih untuk menekan hiu dan mempromosikan ikan mas.
Akibatnya, ketika hiu pergi, air menjadi suram dan damai.
Yang tersisa adalah sekelompok orang yang hanya patuh, kurang inovasi, dan kurang bertanggung jawab.
Perusahaan kemudian menjadi stagnan:
Kurangnya daya saing eksternal dan rendahnya efisiensi internal.
Seorang manajer yang benar-benar visioner tidak takut pada hiu; ia belajar menjinakkannya.
Ia akan:
Memberikan ruang bagi banyak bakat untuk berkembang;
Menanamkan kepercayaan, membiarkan hasil berbicara sendiri;
Dan memberikan rasa hormat, memungkinkan beragam suara untuk didengar.
Inti dari manajemen bukanlah membuat semua orang berperilaku sama, melainkan memungkinkan semua orang untuk bersinar dalam perannya masing-masing dan di atas panggung.
Jika manajemen hanya tentang menyenangkan orang, pasti akan menghasilkan bakat yang biasa-biasa saja.
Hanya dengan merangkul ketajaman dan perbedaan, kita dapat menghasilkan kinerja yang benar-benar luar biasa.








