MATRANEWS.id — AI Bakal Gantikan PR? Jawabannya Terungkap di “Ngopi Serius” Ini—Cuma 2 Jam!
Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) kembali bikin gebrakan. Di tengah kekhawatiran bahwa Artificial Intelligence (AI) akan “menggeser” peran manusia, mereka justru mengajak publik duduk santai—tapi dengan diskusi panas—dalam forum PR Meet and Brew.
Acara ini akan digelar di Other Half Cafe, Jumat, 24 April 2026, pukul 15.00–17.00 WIB. Dua jam yang disebut-sebut bisa mengubah cara pandang praktisi komunikasi terhadap masa depan profesinya.
Isu utamanya jelas: apakah AI akan menggantikan PR, atau justru memperkuatnya?
Nama yang paham pun dihadirkan. Dudy Rudianto (Founder Evello Big Data Analytics) akan membongkar bagaimana AI kini mampu membaca percakapan publik, memetakan sentimen, hingga “menebak” arah opini masyarakat.
Bagi sebagian orang, ini terdengar seperti masa depan. Bagi yang lain—ini ancaman nyata.
Di sisi lain, Yoris Sebastian (Dewan Pakar Perhumas Founder & Chie Creative Ofice OMG Consulting) justru menantang narasi tersebut. Ia menegaskan: kreativitas manusia belum tergantikan. AI, katanya, bukan pengganti intuisi—melainkan “mesin penguat” ide.
Diskusi akan dipandu Dian Agustine Nuriman (Wakil Ketum Perhumas) yang siap menggiring perdebatan antara logika mesin dan kepekaan manusia—dua hal yang kini kian sulit dipisahkan dalam dunia komunikasi.
Yang membuat forum ini menarik, bukan sekadar topik AI. Tapi kenyataan pahit yang mulai terasa:
PR kini tak cukup hanya pintar bicara—harus paham data, algoritma, bahkan pola perilaku digital publik.
Dan, di balik kecanggihan itu, satu hal tak berubah: krisis reputasi tetap membutuhkan empati. Dan empati—setidaknya untuk saat ini—belum bisa diprogram.
Peserta juga akan mendapat executive summary Perhumas Indicators, semacam “peta rahasia” tren komunikasi dan persepsi publik yang bisa jadi bekal menghadapi dinamika ke depan.
Biaya?
Rp200 ribu untuk anggota, Rp400 ribu untuk non-anggota (plus bonus keanggotaan setahun), dan Rp150 ribu untuk BPP/BPC.
Pertanyaannya sekarang:
Masih yakin profesi PR aman dari AI—atau justru sedang berada di titik kritis?
Jawabannya mungkin tak akan Anda temukan di ruang rapat formal. Tapi di secangkir kopi, Jumat sore nanti.
sumber: Perhumas PR Meet and Brew di Other Half Cafe, Jumat 24 April 2026 – Harian Kami








