MATRANEWS.id — Kemenko Polkam Dorong Media Massa “BEJO’S” di Tengah Disrupsi Digital
Di tengah arus deras transformasi digital yang mengubah wajah industri media, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar Rapat Koordinasi Sinergi Kebijakan Media Massa yang “BEJO’S” — akronim dari Bertanggung Jawab, Edukatif, Jujur, Objektif, dan Sehat Industri.
Forum itu diarahkan untuk menjaga kondusivitas politik nasional sekaligus memperkuat ketahanan informasi publik di era algoritma.
Rapat koordinasi tersebut mempertemukan berbagai unsur, mulai dari kementerian dan lembaga, insan pers, akademisi, aparat penegak hukum, komunitas media, hingga pemangku kepentingan lainnya.
Pemerintah tampak ingin membangun satu kesamaan pandang: bahwa ruang digital yang sehat tak mungkin dijaga oleh negara semata, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor.
Dalam beberapa tahun terakhir, lanskap media memang bergerak cepat. Arus informasi tak lagi didominasi media konvensional, melainkan platform digital yang dikendalikan teknologi data dan algoritma.
Situasi ini melahirkan tantangan baru: disinformasi, polarisasi politik, hingga kompetisi industri media yang makin keras.
Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam, Marsda TNI Dr. Eko D. Indarto, menilai perubahan tersebut telah menggeser keseimbangan ruang komunikasi publik.
Menurut dia, pihak yang menguasai teknologi dan algoritma kini memiliki pengaruh jauh lebih besar dibanding sebelumnya.
“Teknologi digital telah mengubah secara fundamental lanskap komunikasi dan media global. Konsekuensinya, ruang informasi menjadi tidak sepenuhnya seimbang karena pihak yang menguasai teknologi, data, dan algoritma akan memiliki daya pengaruh yang jauh lebih besar,” ujar Eko dalam sambutannya.
Pernyataan itu merefleksikan kekhawatiran pemerintah terhadap dominasi platform digital global yang perlahan menggerus model bisnis media nasional.
Di sisi lain, derasnya konten tanpa verifikasi juga dinilai berpotensi memicu kegaduhan politik dan sosial, terutama menjelang momentum-momentum strategis nasional.
Melalui konsep media “BEJO’S”, Kemenko Polkam mencoba mendorong media massa agar tidak hanya mengejar kecepatan dan trafik digital, tetapi juga tetap menjaga fungsi edukasi publik dan etika jurnalistik.
Prinsip “sehat industri” yang disisipkan dalam konsep tersebut juga menunjukkan adanya perhatian terhadap keberlanjutan ekonomi media nasional yang saat ini menghadapi tekanan besar akibat migrasi iklan ke platform digital global.
Forum ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin membangun pendekatan yang lebih kolaboratif dalam tata kelola ruang informasi nasional.
Bukan semata pengawasan, melainkan membangun ekosistem media yang profesional, adaptif, dan mampu bertahan di tengah perubahan teknologi yang terus bergerak cepat.
Di tengah era ketika opini dapat diproduksi dalam hitungan detik dan disebarkan tanpa batas, pemerintah tampaknya menyadari satu hal: menjaga stabilitas politik hari ini tidak cukup hanya dengan regulasi keamanan, tetapi juga dengan memastikan ruang informasi tetap sehat dan dipercaya publik.

Jual Majalah MATRA INDONESIA / MAY 2026 Karya MATRA INDONESIA








