Kualitas Udara Wilayah Tangerang Selatan Paling Buruk se-Indonesia periode April-Mei 2025

MATRANEWS.idBau sampah yang mengalir siang atau malam hari di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel) viral di media sosial.

Dalam penyampaiannya, warga yang tinggal di sekitaran Tangsel sudah protes, tapi Pemda tak jua bergerak atas dampak dari polusi bau sampah TPA Cipeucang.

“Jadi warga BSD, Cisauk, dan sekitarnya di daerah Tangerang Selatan tuh dapat double jackpot cuy. Air polution indeksnya bisa dicek sendiri, juara banget parah,” kata warga.

Tahukah Anda, bahwa kualitas udara wilayah Tangerang Selatan dikategorikan sebagai yang paling buruk se-Indonesia periode April hingga Mei 2025 menurut laporan Nafas Indonesia.

Menurut data terbaru yang dirilis Nafas Indonesia, Tangerang Selatan menempati peringkat pertama sebagai wilayah berkualitas udara paling kotor dengan indikator PM2.5 43 µg/m³.

Ini perlu menjadi perhatian bersama, khususnya pemerintah Tangerang Selatan.

Aplikasi Nafas Indonesia merilis ranking kualitas udara wilayah di Indonesia, Rabu 4 Juni 2025. Tercatat ada 10 kota dengan kualitas udara paling kotor dan paling bersih.

Parameter penilaian ranking kualitas udara adalah skor PM2.5 di wilayah tersebut, dalam periode pemantauan April hingga Mei 2025.

So, seperti apa datanya?

10 Wilayah dengan Udara Terkotor

1. Tangerang Selatan (PM2.5 43 µg/m³)
2. Bandung (PM2.5 42 µg/m³)
3. Semarang (PM2.5 39 µg/m³)
4. Surabaya (PM2.5 38 µg/m³)
5. Tangerang (PM2.5 37 µg/m³)
6. Malang (PM2.5 36 µg/m³)
7. Depok (PM2.5 36 µg/m³)
8. DKI Jakarta (PM2.5 43 µg/m³)
9. Solo (PM2.5 35 µg/m³)
10. Bekasi (PM2.5 33 µg/m³)

10 Wilayah dengan Udara Terbersih
1. Kepulauan Seribu (PM2.5 8 µg/m³)
2. Makassar (PM2.5 11 µg/m³)
3. Belitung (PM2.5 12 µg/m³)
4. Manado (PM2.5 15 µg/m³)
5. Balikpapan (PM2.5 15 µg/m³)
6. Pekanbaru (PM2.5 23 µg/m³)
7. Samarinda (PM2.5 24 µg/m³)
8. Bali (PM2.5 25 µg/m³)
9. Medan (PM2.5 25 µg/m³)
10. Palembang (PM2.5 26 µg/m³)