Presiden Prabowo Perintahkan Respons Cepat: Armada Udara Dikerahkan, Dapur Umum Dibuka di Sumatera

 

MATRANEWS.idPresiden Prabowo Perintahkan Respons Cepat: Armada Udara Dikerahkan, Dapur Umum Dibuka di Sumatera

Presiden menyampaikan duka cita yang mendalam atas rangkaian bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam pernyataannya, Presiden menggambarkan musibah itu sebagai “pukulan berat” bagi ribuan warga yang harus mengungsi dalam cuaca yang terus mengancam.

Begitu menerima laporan awal, Presiden langsung memerintahkan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat.

Instruksi itu mencakup penanganan darurat, evakuasi warga, hingga percepatan distribusi bantuan. “Tidak ada waktu terbuang,” ujar seorang pejabat yang mengetahui koordinasi penanganan bencana sejak dini hari.

Cuaca ekstrem dan medan sulit disebut menjadi hambatan utama. Namun pemerintah menegaskan operasi kemanusiaan tetap dijalankan tanpa jeda.

Tiga pesawat Hercules C-130, satu pesawat angkut berat A-400, serta armada darat, laut, dan udara telah diterjunkan untuk memastikan bantuan mencapai titik-titik yang terputus aksesnya.

Di wilayah terdampak, tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD mendirikan tenda-tenda pengungsian, menyalakan genset darurat untuk pemulihan listrik, serta memperbaiki perangkat komunikasi yang lumpuh.

Dapur umum dan SPPG (Sentra Pelayanan Pengungsian dan Logistik) mulai beroperasi di berbagai lokasi, memasok makanan siap saji bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

“Meski tantangan besar, pemerintah akan terus bergotong royong memastikan bantuan sampai dan kehidupan masyarakat bisa kembali pulih,” kata Presiden dalam seruan yang juga mengajak publik ikut mendoakan dan membantu para korban.

Di tengah hujan yang belum menunjukkan tanda mereda, pemerintah berharap masa-masa sulit ini dapat segera dilalui. “Keselamatan warga adalah prioritas,” ujar Presiden.

“Mari bersatu dan saling menguatkan.”