BusinessEkonomiFoodNasional

Ar Rayyan, Arabian Food Paling Digemari Masyarakat

Ar Rayyan, Arabian Food Paling Digemari Masyarakat

Di tengah pandemi Cooronavirus disease 2019 (Covid-19) ada fenomena yang menarik di masyarakat pecinta kuliner. Seakan ingin menikmati menu yang berbeda, kini menu Arabian food sedang menjamur. Mulai dari nasi kebuli, nasi biryani, masi mandy, hingga sajian nasi kabsah sedang trending topik di media sosial.

Keempat jenis nasi ini memang merupakan menu khas Timur Tengah. Dimasak dengan rempah-rempah yang ditambahkan dengan taburan kismis cukup menggoda selera.

Menikmati nasi kebuli atau jenis lainnya, akan terasa lebih nikmat jika ada daging goreng yang menjadi topingnya. Tak harus daging kambing atau daging sapi, daging ayam goreng pun bisa menjadi toping yang nikmat untuk menyantap sajian lezat ini.

Ar Rayyan, Arabian Food Paling Digemari Masyarakat

“Pakai daging ayam nikmatnya tak kalah dengan toping daging kambing. Yang pasti lebih murah dan mudah mengolahnya,” tutur Winarti, ibu rumah tangga di Depok yang mengaku dalam sebulan bisa beberapa kali memasak Arabian food untuk santap malam keluarganya.

Menurut Winarti, untuk menikmati nasi kebuli, nasi kabsah, dan nasi biryani sekarang tak harus ke restoran yang khusus menyediakan Arabian food. Saat ini sudah cukup banyak beredar beras basmati kemasan yang sudah dilengkapi dengan bumbu rempah.

“Mudah mengolahnya, tinggal tambah toping daging ayam goreng itu sudah nikmat,” tambah ibu rumah tangga yang mengaku menggunakan beras basmati berbumbu merek Ar Rayyan ini.

Berita Menarik :  Kamrussamad Berhasil Yakinkan Keluarga Besar KAHMI

Tak Sulit Mengolahnya

Arabian food seperti nasi kebuli, nasi biryani, dan sejenisnya memang sedang ngetren di masyarakat dalam beberapa bulan ini. Sajian berbahan beras basmati plus rempah yang cukup menyehatkan.

Beras basmati merupakan beras yang sering digunakan untuk sajian khas Timur Tengah. Dibandingkan dengan beras pada umumnya, beras basmati memiliki bentuk yang lebih panjang. Beras basmati yang sangat populer di India dan Asia Tenggara ini, terbagi dalam dua jenis, ada yang warna putih dan cokelat

Ar Rayyan, Arabian Food Paling Digemari Masyarakat

“Sekarang bisa dikatakan masyarakat sedang demam menikmati Arabian food. Mungkin untuk mengobati kebosanan selama lockdown berbulan-bulan, perlu menu yang berbeda,” ujar Sri Retnosari, produsen Beras Basmati berbumbu merek Ar Rayyan, di Depok, Jawa Barat.

Ar Rayyan merupakan salah satu produk beras basmati berbumbu dalam kemasan di bawah bendera CV Bintang Haluan Utama. Ada tiga varian produk Ar Rayyan, yakni nasi kebuli, nasi biryani, dan nasi mandy. Menurut wanita yang akrab disapa Retno ini, secara umum hampir sama bumbu yang digunakan untuk tiga sajian Arabian food ini. Hanya saja, ada beberapa rempah yang berbeda dari ketiganya.

Menurut Retno, untuk memasak nasi kebuli, nasi mandy, dan nasi biryani tidaklah sulit. Di kemasan beras basmati berbumbu produknya sudah dicantumkan cara mengolahnya. “Tidak terlalu sulit, kok. Asal biasa masak, pasti bisa mengolah nasi kebuli atau lainnya,” ujarnya.

Berita Menarik :  Tim Telegraf.co.id Sinergi Dengan MATRA

Mempertegas ucapan Retno, Nurzakiah Caniago, marketing beras basmati berbumbu Ar Rayyan menyebutkan, untuk mengolah nasi kebuli, nasi biryani, atau nasi mandy tidak harus seorang ahli masak. “Umumnya, ibu rumah tangga pasti bisa masak. Masak nasi ini dengan petunjuk penyajian yang mudah diikuti, pasti bisa. Cukup ditambah daging ayam atau telur sudah sangat nikmat,” ungkapnya.

Menurut Nurzakiah, sebenarnya sajian Arabian food ini sudah lama di masyarakat kita. Hanya saja, tidak se-booming sekerang. “Mungkin karena sekarang orang bisa beli dalam kemasan yang praktis, hanya untuk 4 atau 5 porsi, jadi banyak peminatnya,” tambahnya.

Aman untuk Penderita Diabetes

Bagi sebagian orang, beras basmati mungkin masih tergolong asing. Namun bagi yang sudah pernah menikmati sajian Arabian food, olahan beras jenis ini bisa menjadi menu favorit. Kabarnya, olahan beras basmati merupakan kegemaran Raja Salman bin Abdulaziz al Saud, raja Saudi Arabia.

Saat berkunjung ke Indonesia beberapa bulan lalu dan menginap di hotel Ritz Carlton, seperti di tulis banyak media lokal, sang raja memesan menu olahan beras basmati.

Dari segi kesehatan, nasi basmati yang lezat juga dinilai sehat. Seperti yang dilansir dari Boldsky, nasi basmati mengandung karbohidrat, sejumlah kecil protein, dan sangat sedikit lemak. Kandungan vitamin, mineral, dan cukup serat menjaga Anda tetap sehat. Kandungan zat yang terkandung pada nasi basmati akan bekerja efektif dengan tambahan sayuran dan hidangan non-sayuran.

Berita Menarik :  Nomophobia, Orang Yang Bermain Smartphone atau Tablet Melanda Indonesia

Konsumsi lebih banyak serat dapat meminimalisirkan kemungkinan terjadinya kanker usus besar. Nasi basmati dapat dikatakan memiliki lebih banyak serat dibandingkan dengan nasi putih biasa. Pilihlah beras basmati yang berwarna cokelat normal.

Studi mengatakan, orang yang makan sekitar 30 gram serat tiap hari dapat mengurangi risiko kanker usus sebesar 30 persen daripada orang kurang mengonsumsi serat. Sumber tersebut juga menyebutkan, indeks glikemik nasi basmati warna cokelat lebih rendah dibandingkan dengan beras putih biasa. Penderita diabetes dapat aman mengonsumsi nasi basmati.

Kenikmatan santapan nasi basmati akan lebih terasa jika ditambahkan dengan toping daging ayam atau telur goreng. Dua lauk ini makin melengkapi asupan gizi bagi tubuh. Tak hanya disulai oleh orang dewasa, namun juga sehat untuk anak-anak. (Abdul Kholis)

Konvergensi Majalah MATRA
Abdul Kholis
the authorAbdul Kholis