NasionalTeknologi InformasiTrend

Majalah MATRA dan Eksekutif Terus Komit di Print (Cetak)

1.41KViews

Majalah eksekutif dan majalah MATRA malah seperti “menggaet” kekangenan, di pecinta print alias media cetak. Gaya bahasa features, dengan data dan investigasi serta liputan lengkap.

Telepon di kantor redaksi majalah eksekutif dan majalah MATRA pada jam kerja terus saja berdering.

Banyak bertanya untuk mendapatkan edisi cetaknya di toko buku mana, karena setiap ke Gramedia atau Gunung Agung selalu habis. Begitulah yang terjadi.

Pembaca majalah cetak tetap ada, yakni yang usia 40 tahun ke atas.

Untuk menggaet usia 40 tahun ke bawah, usia milinial dan generasi alpha, PT Usaha Konvergensi Media yang menangani majalah MATRA dan Majalah Eksekutif punya kiat.

Tak hanya konsen di edisi cetak, tapi mengembangkan digital. Sehingga publik internasional atau luar negeri, bagi peminat majalah eksekutif dan majalah MATRA terbit (print) juga bisa berlangganan di lapak digital.

Kini, majalah eksekutif dan MATRA bisa dibeli digital lewat Getscoop, yang pada 2018 ini beralih menjadi Gramedia digital, bisa juga ww.myedition.com

Bagi yang kesulitan mendapatkan edisi cetak, silahkan langsung hubungi hotline 0816-1945288 atau search di google, di lapak digital yang kini ada beberapa.

Jim Macnamara, seorang Profesor Komunikasi Publik di Universitas of Tecnology Sydney, menyatakan bahwa terjadi revolusi oleh kita dalam menggunakan media dan komunikasi public.

Pilihan “revolusi” layak digunakan karena perubahan sosial budaya yang berlangsung cepat dan berkenaan dengan dasar kehidupan masyararat.

Tak dapat dipungkiri, bahwa revolusi ini timbul karena keberadaan media baru (internet) yang bersifat dua arah, yang mempengaruhi masyarakat secara sigifikan (2010).

Harus diakui, banyak media cetak yang gugur, ada berpindah ke media internet. Namun, ada pula yang memutuskan berhenti total.

Hanya dengan menggenggam gadget, orang bisa melakukan banyak hal. Bertransaksi, berdagang, mempromosikan produk, atau menjalin relasi yang begitu luas dengan orang lain.

Majalah eksekutif dan majalah MATRA malah seperti “menggaet” kekangenan, di pecinta print alias media cetak.

Gaya bahasa features, dengan data dan investigasi serta liputan lengkap.

Jika majalah eksekutif merupakan majalah bisnis pertama versi Museum Rekor Indonesia (MURI), majalah MATRA sempat beken dengan tagline majalah Trend Pria.

Rapat redaksi harus rapat dan mencari tokoh yang penuh inspiratif, demikian juga liputan-liputannya.

Maka, di kala media massa lain, cetak koran dan majalah disebut “senjakala media cetak”.

Majalah MATRA dan majalah Eksekutif tetap eksis, karena memiliki ke-khasan, inovasi dan menampilkan tokoh dan sisi lainnya, termasuk liputan unik, menjadikan banyak perpustakaan sengaja memesan khusus.

Perpustakaan Insititut Pertanian Bogor (IPB) dan Perpustakaan STIE Trisakti, Kampus Bekasi adalah contohnya.

Perpustakaan di Universitas terkemuka itu, malah menelpon redaksi dan mentransfer sejumlah uang berlangganan setelah mengisi formulir berlangganan.

Jadi, bukan hanya pribadi dan korporasi yang terus menginginkan majalah eksekutif atau majalah MATRA edisi cetak.

Menjadi referensi “pusat kekuasaan” dan pebisnis dan tokoh pemegang keputusan di republik ini. Di tengah laju perekonomian digital bertumbuh, ke khasan untuk memegang majalah cetak tetap ada.

Inovasi yang out off the box , untuk melakukan penetrasi pasar.

Bertumpu pada inovasi dan kreativitas. Di tengah jurnal-jurnal akademis baru yang berusaha mengupas, transisi besar.

Nielsen meriset sebanyak 5,8 juta penduduk masih membaca media cetak. Di mata pelanggan Jawa Tengah, apalagi di luar pulau Jawa, Koran dan Majalah masih dominan di Makassar, Palembang, dan Medan.

Majalah Bisnis semacam majalah eksekutif justru dicari di beberapa lokasi di Indonesia Timur, semacam Manado dan Ambon.

Majalah MATRA yang dikenal sebagai majalah Pria, malah kini juga dicari kaum perempuan dan milenial.

Unik, tapi itulah yang terjadi. Revolusi Media abad 21 justru menjadikan media tradisional semacam majalah eksekutif dan MATRA terus eksis.

majalah eksekutif edisi cetak –klik ini

Redaksi
the authorRedaksi
Translate »