Berita  

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik


MATRANEWS.ID

MATRA INSIGHT

Tiga fakta utama dari laporan MATRANEWS.ID untuk memahami inti berita secara cepat dan akurat.
  1. Fakta Kunci

    Klik:https://www.hariankami.com/video/detail/1861268/presisi-update-forum-pimred-multimedia-indonesia-apresiasi-keterbukaan-polri-090926-1800 Sementara itu, Sekjen Forum Pimred Multimedia Indonesia, Helmy Halim mengatakan, Ngobras direncanakan digelar secara rutin setiap bulan dengan menghadirkan tokoh-tokoh nasional.

  2. Konteks

    Kadiv Humas Polri Irjen Isir menjelaskan, perkembangan tugas Polri merupakan konsekuensi dari perubahan regulasi yang menjadi dasar hukum pelaksanaan tugas kepolisian.

  3. Dampak

    Ia mengaku tidak akan menanyakan sejumlah isu sensitif yang tengah menjadi perhatian publik, mulai dari dinamika Polri dan Kejaksaan Agung terkait kasus Febrie Ardiansyah, keterlibatan Polri dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga isu pergantian Kapolri di penghujung tahun.

Bicara Polisi, Publik dan Media, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

MATRANEWS.idNgobras Irjen Pol Johny Eddizon Isir: Polisi, Publik, dan Media dalam Satu Ruang Percakapan

Suasana santai terasa di Luminor Hotel Pecenongan, Jakarta, ketika Irjen Pol Johny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., hadir dalam sebuah agenda Ngobras alias Ngobrol Santai.

Ketua Umum Forum Pimred Multimedia Indonesia, Bernadus Wilson Lumi mengatakan, Ngobras merupakan salah satu program forum yang dirancang untuk membuka ruang komunikasi antara lembaga negara, media, dan publik.

Menurut Wilson, forum tersebut dapat menjadi sarana bagi lembaga negara maupun tokoh nasional untuk menjelaskan tugas dan fungsi, menjawab berbagai pandangan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan dengan media.

“Ngobras merupakan ruang kolaborasi untuk sama-sama menjaga hubungan dengan media, transparansi publik, serta sosialisasi kinerja lembaga,” kata Wilson.

Klik:https://www.hariankami.com/video/detail/1861268/presisi-update-forum-pimred-multimedia-indonesia-apresiasi-keterbukaan-polri-090926-1800

Sementara itu, Sekjen Forum Pimred Multimedia Indonesia, Helmy Halim mengatakan, Ngobras direncanakan digelar secara rutin setiap bulan dengan menghadirkan tokoh-tokoh nasional.

Program tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang komunikasi yang lebih terbuka antara lembaga negara, media, dan masyarakat.

“Rencananya Ngobras Forum Pimred setiap bulan diadakan, dengan mengundang tokoh-tokoh nasional. Obrolannya juga santai dan mengalir saja, tidak ada pertanyaan media yang berat-berat,” ujar Helmy.

Momen berdialog dengan sejumlah pemimpin redaksi yang tergabung dalam Forum Pimred Multimedia Indonesia (FPRMI).

Diskusi bertajuk “Bicara Polisi, Publik dan Media” pada Rabu, 9 September 2026 di Jakarta Pusat itu mengulas perluasan tupoksi Polri, perilaku Polisi di masyarakat serta kepercayaan publik terhadap Polri.

Diskusi diawali dengan penyerahan buku Margono Djojohadikusumo: Pejuang Ekonomi dan Pendiri BNI karya Jimmy S. Harianto dan H.M.U. Kurniadi. Buku tersebut diserahkan langsung H.M.U. Kurniadi, yang juga Ketua Dewan Penasihat FPRMI, kepada Irjen Isir.

“Kita nggak akan nanya yang berat-berat,” ujar H.M.U. Kurniadi yang disambut tawa Pimred yang hadir.

Ia mengaku tidak akan menanyakan sejumlah isu sensitif yang tengah menjadi perhatian publik, mulai dari dinamika Polri dan Kejaksaan Agung terkait kasus Febrie Ardiansyah, keterlibatan Polri dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga isu pergantian Kapolri di penghujung tahun.

Kadiv Humas Polri Irjen Isir menjelaskan, perkembangan tugas Polri merupakan konsekuensi dari perubahan regulasi yang menjadi dasar hukum pelaksanaan tugas kepolisian.

“Tupoksi Polri sebagaimana diatur dalam Pasal 13 dan Pasal 14 UU Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri dan dijelaskan dalam penjelasannya. Tidak ada yang melanggar,” kata Isir.

Isir menegaskan, penugasan polisi pada kementerian dan instasi lain tetap
mengacu tupoksi dan permintan dari instasi tersebut.

Dalam diskusi yang juga menyinggung citra “polisi baik dan polisi jahat”, Isir menekankan pentingnya setiap anggota Polri menjalankan tugas dengan baik dan profesional.

Menurutnya, kualitas anggota di lapangan akan sangat menentukan wajah institusi kepolisian di mata masyarakat.

“Percayalah, masih banyak polisi baik di republik ini. Polisi yang tidak baik hanya segelintir oknum dan pimpinan berkomitmen untuk menindak oknum,” tegas Isir.

Isir dan Pimpinan Redaksi Bicara Polisi, Publik, serta Kepercayaan

Diskusi kemudian berkembang pada relasi Polri dan media. Keduanya memiliki fungsi berbeda, tetapi sama-sama bekerja untuk kepentingan publik.

Dalam praktiknya, perbedaan versi antara polisi, media dan masyarakat terhadap suatu peristiwa terkadang tidak dapat dihindari. Kondisi tersebut dapat memengaruhi persepsi publik terhadap institusi kepolisian maupun pemberitaan media.

Isir mengatakan kontrol masyarakat dan media tetap diperlukan sebagai bagian dari proses evaluasi institusi.

Menurutnya, Polri memiliki mekanisme internal untuk memperbaiki kekurangan dan menindak anggota yang melakukan pelanggaran.

“Institusi Polri telah teruji memiliki sistem imun untuk memperbaiki dirinya sendiri,” ujar Isir.

Ia menambahkan, kontrol publik dan media justru dapat menjadi bagian penting dalam proses pembenahan tersebut.

Diskusi tersebut juga mendapat tanggapan dari Komisioner Dewan Pers periode 2025–2028 Yogi Hadi Ismanto dan Wakil Ketua Dewan Pers periode 2019–2022 yang juga ketua umum PWI Pusat masa bakti 2023-2025 Hendry Ch Bangun.

Turut memberikan tanggapan Asep Setiawan, komisioner Dewan Pers 2019-2022, Nurzaman, wartawan senior yang juga pembina FPRMI, Ketua Forum Wartawan Kebangsaan Raja Pane, Naek Pangaribuan yang juga Kordinator Wartawan Kepolisian periode 2010-2020 dan H.M.U. Kurniadi selaku Dewan Penasihat FPRMI

Forum Pimpred Multimedia Indonesia Gelar Rapat Pengurus Tahunan

Pada hari yang sama, Forum Pimpred Multimedia Indonesia (FPMI) juga menggelar rapat anggota yang dihadiri para pengurus.

Rapat tersebut menjadi bagian dari agenda organisasi untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi di antara para pengurus Forum Pimpred Multimedia Indonesia.

https://www.hariankami.com/berita-kami/23617612887/ngobras-irjen-pol-johny-eddizon-isir-polisi-publik-dan-media-dalam-satu-ruang-percakapan