MATRANEWS.id — Guyub, Rukun Kini dan Selamanya. Bunga-Bunga Baja dari AAK 68: Jejak Polwan dari AAK Pertama.
Jakarta Selatan, Rabu sore (13/8/2025), suasana Gedung Tetap Setia PP Polri di jalan Siaga Raya Pejaten Barat Pasar Minggu, Jaksel terasa seperti ajang notalgia.
Terselip wajah-wajah yang menyimpan sejarah panjang. Mereka bagian dari lembar emas kepolisian Indonesia: para polisi wanita pertama yang pernah menembus gerbang pendidikan Akademi Angkatan Kepolisian (AAK) — cikal bakal AKPOL — pada Angkatan 68-Dharma.
Dari enam orang Polwan dari angkatan ini telah menempuh perjalanan hidup yang panjang. Empat orang berbincang dengan majalah MATRA, Editor dan Indonews.
Rangkaian memori saat puluhan tahun mereka mengabdi, meniti karier, hingga mencapai puncak jabatan di kepolisian.
Kini, usia mereka rata-rata sudah delapan dekade, namun sorot mata dan gerak tubuhnya masih menyimpan energi yang nyaris tak masuk akal.
Jurnalis senior Asri Hadi, Edi Winarto dan SS Budi Raharjo, yang siang itu hadir dan berbaur, mengaku takjub.
“Saya sungguh surprise melihat mereka begitu segar dan penuh semangat,” ujar wartawan eks majalah HealthNews kompak.
Rasa kagumnya makin bertambah saat berbincang dengan Kombes Pol Purn Kusbandiyah Benjamin, Sm.IK, S.Sos — Polwan kelahiran 3 April 1945 yang pernah memegang jabatan Kepala Sekolah Polwan.
Di usianya yang kini 81 tahun, Kusbandiyah tampak sibuk bergerak dari satu meja ke meja lain, bercakap hangat dengan rekan-rekannya.
Rahasia awet mudanya?
Saat ditanya, ia tersenyum lebar. “Hidup bahagia, selalu bersyukur, banyak bersilaturahmi, dan rajin line dance,” katanya, seakan memberi resep yang sederhana namun sarat makna.
Bersama kawan-kawan seangkatannya, Kusbandiyah tak hanya menjaga silaturahmi, tetapi juga menghidupkan grup musik Kolintang yang kerap tampil di berbagai acara resmi.
Di balik panggung kecil itulah mereka menabuh nada, merangkai harmoni, dan menghidupkan semangat yang tak lekang dimakan waktu.

Di antara deretan tamu terhormat yang hadir, tercatat beberapa nama yang juga tak kalah menginspirasi:
1,Kombes Pol Purn Kusbandiah Benjamin, Sm.IK, S.Sos, Polwan kelahiran 3 April 1945 ini jabatan terakhir Kepala Sekolah Polwan (Kasepolwan)
2.AKBP Pol Purn Dr Koesmiati Ismono M.Si jabatan terakhir Polwan kelahiran 20 Februari 1943 ini sebagai Wakil Kepala Setum Polri.
3.AKBP Pol Purn Muhtini Jakaria, Sm.Hk Polwan kelahiran 30 Maret 1945 ini jabatan terakhirnya sebagai Perwira Keuangan Itjen Polri
4.AKBP Pol Purn Herawati Suseno Polwan kelahiran 29 Juli 1947 ini jabatan terakhirnya sebagai Sesditpers Polda Jateng. (*)
Mereka adalah “bunga-bunga baja” yang telah melalui badai tugas dan panasnya medan pengabdian.
Kini, di usia senja, mereka berdiri bukan sekadar sebagai saksi sejarah, melainkan sebagai teladan: bahwa disiplin, persahabatan, dan rasa syukur mampu menjaga nyala api hidup lebih lama dari yang dibayangkan.
Di Gedung Tetap Setia itu, Rabu kemarin, waktu seakan melipat dirinya sendiri.
Masa lalu dan masa kini berbaur dalam tawa dan pelukan hangat. Dan di antara semua cerita, satu hal menjadi jelas: dedikasi tak pernah purnatugas. Ia hidup dalam kenangan, dalam persaudaraan, dan dalam jiwa yang selalu muda.









