internasional

Estafet Obor Olimpiade Tetap Akan Dimulai 26 Maret 2020 di Jepang

Estafet Obor Olimpiade Tetap Akan Dimulai 26 Maret 2020 di Jepang
830Views

Estafet Obor Olimpiade Tetap Akan Dimulai 26 Maret 2020 di Jepang

MATRANEWS.id — Estafet obor Olimpiade tetap akan dimulai pada 26 Maret 2020 ini di Jepang. Komite Olimpiade Internasional (IOC) kembali memastikan bahwa Olimpiade Tokyo tidak akan dibatalkan atau ditunda.

Badan dunia WHO telah mengatakan kepada IOC bahwa tidak ada kasus untuk membatalkan atau menunda Olimpiade.  John Coates, Ketua Komisi memastikan hal itu, mengenai Olimpiade yang akan berlangsung 24 Juli 2020 mendatang.

“Saya berdoa kepada Tuhan setiap hari, agar virus corona lenyap,” ujar Yoshiro Mori, mantan Perdana Menteri Jepang sambal mengatakan, Olimpiade sesuai rencana.

Jepang membantah rumor yang menyebut mereka akan menunda Olimpiade 2020 Tokyo akibat virus korona yang sudah menyebar ke hampir seluruh penjuru Asia.

Dengan sisa waktu 162 hari sebelum upacara pembukaan, virus korona telah memunculkan kekhawatiran dan spekulasi pada perhelatan multievent olahraga terbesar di dunia itu.

CEO Olimpiade Tokyo 2020 Yoshiro Mori menegaskan bahwa pesta olahraga empat tahunan itu akan tetap digelar sesuai rencana awal. Yakni 24 Juli sampai 9 Agustus 2020.

Meskipun, ada kekhawatiran bahwa penyebaran virus korona akan semakin massif di Negeri Sakura tersebut.

“Sehubungan dengan virus korona, ada banyak sekali desas-desus, tapi saya ingin memperjelas lagi bahwa kami tidak akan menunda atau membatalkan Olimpiade,” kata Mori.

“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah nasional dan menyikapi situasi ini dengan tenang,” katanya.

Berita Menarik :  Bamsoet: "Tindak Tegas Setiap Pelanggaran Kedaulatan Indonesia di Natuna"

Gubernur Tokyo Yuriko Koike memastikan bahwa pemerintah setempat akan berupaya semaksimal mungkin melindungi semua orang dari terjangkitnya wabah virus korona jelang Olimpiade 2020.

Hal senada diungkapkan Wali Kota Olympic Village Saburo Kawabuchi. Dia mengatakan dalam pertemuan tersebut bahwa pihaknya berharap peningkatan kelembapan akan membunuh virus mematikan tersebut.

“Kami memiliki musim hujan yang dapat membunuh virus,” katanya di tengah rumors, yang menyatakan London siap menggantikan Tokyo sebagai tuan rumah Olimpiade 2020.

Hingga kini, Jepang belum melaporkan adanya korban jiwa yang diakibatkan COVID-19. Namun, sebanyak 28 orang telah dinyatakan terinfeksi virus korona. Jadwal persiapan uji coba Olimpiade dua hari di Ariake Arena belum dipastikan jadwalnya.

Virus korona sebelumnya telah mengacaukan kalender ajang olahraga di Asia. Beberapa kejuaraan olahraga pun terpaksa dibatalkan atau dijadwalkan ulang. Itu termasuk kualifikasi tinju dan bola basket untuk Olimpiade yang seharusnya tergelar di Tiongkok. Beberapa kejuaraan bulu tangkis seri BWF Tour juga ditunda.

Tak hanya itu, Formula 1 dan FIA pada Rabu juga memutuskan untuk membatalkan seri Grand Prix Tiongkok.

Hingga Kamis (13/2), Tiongkok melaporkan setidaknya sudah ada 1.355 korban meninggal akibat virus korona. Sementara itu, hampir 60.000 orang terkonfirmasi terinfeksi virus tersebut.

Estafet Obor Olimpiade Tetap Akan Dimulai 26 Maret 2020 di Jepang

Konvergensi Majalah MATRA

Tinggalkan Balasan

Translate »