Pemilih Anies Baswedan Lebih Condong ke AHY Sebagai Cawapres

Hasil survei Indikator Politik Indonesia

Pemilih Anies Baswedan Lebih Condong ke AHY Sebagai Cawapres

MATRANEWS.id — Pemilih Anies Baswedan Lebih Condong ke AHY Sebagai Cawapres

Ternyata, isu Pemilih Anies Baswedan Lebih Condong ke AHY Sebagai Cawapres memang beredar di media sosial, berdasar survei.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menyebut ketua umum mereka, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY sebagai calon wakil presiden yang paling banyak diinginkan oleh pemilih Anies Baswedan.

Mayor Inf. H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.PA., M.A.., atau yang lebih akrab disapa AHY, adalah politikus dan mantan perwira militer Indonesia.

Putra dari mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ia menjabat Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute dan pendiri AHY Foundation.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia

Indikator Politik Indonesia dalam pemaparannya hari ini, Kamis, 1 Desember 2022, menyebutkan 28,6 persen basis pendukung Anies lebih memilih AHY sebagai cawapres.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berada di posisi kedua dengan 24 persen sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di posisi ketiga dengan 15,3 persen.

Survei tersebut berlangsung pada 30 Oktober-5 November 2022.

Mereka menyatakan melakukan wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pemilihan responden dilakukan dengan metode multistage random sampling atau acak bertahap.

Akan tetapi, menurut survei itu, elektabilitas AHY sebagai cawapres masih berada di bawah Ridwan Kamil.

Dalam simulasi semi terbuka dengan mencantumkan 18 nama, AHY meraih posisi kedua dengan perolehan 16,3 persen.

Baca juga :  Minimarket Ala Kafe Menggeser Warung Kopi Tradisional

Posisi pertama ditempati oleh Ridwan Kamil (19,7 persen), sementara Sandiaga Uno (12,8 persen) berada di posisi ketiga.

Hal inilah yang membuat AHY makin menjadi sorotan publik.

Partai Demokrat memang sempat diguncang setelah terjadi upaya penggulingan terhadap AHY.

Upaya penggulingan itu dilakukan dengan menetapkan Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai Ketua Umum melalui Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.

Akan tetapi hasil KLB itu kandas setelah Mahkamah Agung menolak kasasi mereka.

Partai Demokrat memang mengusulkan nama AHY sebagai pendamping Anies Baswedan untuk maju pada Pilpres 2024.

Akan tetapi belum ada kesepakatan diantara partai anggota koalisi lainnya, NasDem dan PKS. Mereka baru menyepakati soal kriteria cawapres ideal bagi Anies.

Tinggalkan Balasan