BudayaInternasional

Ria Pasaman (IWAPI-Jaksel) Ikuti Festival Indonesia Moscow 2018.

214

MATRANEWS.id — Moskow — Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Moskow kembali menggelar Festival Indonesia 2018. Dihadiri puluhan ribu pengunjung, berlangsung di Taman Krasnaya Moscow, Jumat (3/8/2018).

Lokasinya terletak di pusat kota Moskow, tak jauh dari Gedung Putih kantor pusat pemerintah Federasi Rusia dan World Trade Center Moskow. Taman seluas 16,5 ha ini didirikan tahun 1932 dan merupakan monumen sejarah dan arsitektur, serta monumen seni lanskap abad XVIII-XIX.

Festival ini secara resmi dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M Wahid Supriyadi yang didampingi istrinya, Murgiyati Supriyadi pukul 15.00 waktu setempat. Hadir pula Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, serta Wakil Dubes RI untuk Rusia, Lasro Simbolon.

Di lokasi tampak hadir pula Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, istri Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Nur Asiah Uno, Staf Ahli Aparatur dan Pelayanan Publik Kemendagri, Reydonnyzar Moenek, perwakilan Wali Kota Moskow, tamu-tamu kedutaan negara sahabat, dan lain-lain.

Dalam sambutannya, Dubes Wahid mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu hingga Festival Indonesia bisa terselenggara, termasuk kepada Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin yang menyediakan Taman Krasnaya Presnya secara gratis. Dia optimistis hingga penutupan nanti festival ini dihadiri 120 ribu orang pengunjung.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan pejabat yang mewakili Wali Kota Moskow dalam sambutannya juga mengapresiasi Festival Indonesia. Warga Moskow juga tampak antusias menikmati berbagai sajian kuliner Indonesia yang tersebar di sejumlah booth. Banyak yang antre untuk mencoba sate, nasi goreng dan lainnya.

Suasananya berubah menjadi Indonesia mini, dengan 85 booth barang barang hasil kerajinan Indonesia dan juga acara tarian, fashion show dan workshop Batik dan melukis dari Indonesia. Tahun ini, festival didahului dengan Business Forum, yang dihadiri sekitar 300 pengusaha, baik dari Rusia maupun dari Indonesia.

Untuk mengakomodasi kepentingan bisnis, panitia telah menyediakan tempat business matching bagi para pengusaha Indonesia dan Rusia untuk dapat melakukan one-on-one meeting selama berlangsungnya tiga hari Festival Indonesia.

Mulai dari kalangan bisnis/pejabat pemerintah dan para seniman dari berbagai Provinsi di Indonesia hadir di acara yang dipenuhi gerai-gerai yang memajang produk Indonesia, terutama UKM, kopi, tekstil, pakaian, kerajinan tangan, souvenir, dan lainnya.

Lawatan Ria Pasaman ke Moscow kali ini, untuk lebih mengenalkan tenun ke mata dunia, dimana Ria juga membawa Tenun Indonesia untuk dipamerkan dalam acara Festival Indonesia Moscow 2018.

Festival juga akan diramaikan dengan pertunjukkan kesenian dan budaya dari berbagai daerah. Sebagai angguta IWAPI Jakarta Selatan Ria Pasaman mengikuti acara Festival Indonesia Moscow 2018.

Dalam kesempatan ramah tamah, usai Pembukaan Festival Indonesia Moscow pada tanggal 3 Agustus 2018, Ria menyerahkan bukunya yang berjudul: Rambu Naomi,The Spirit of Women Weavers kepada The State Museum of Oriental Art di Moscow. Buku diserahkan juga kepada kepada Dubes RI di Rusia (M. Wahid Supriyadi) dan Fauzi Bustami, Kepala bidang Politik Moscow.

Penyerahan buku tersebut disaksikan oleh Menteri Mr. Bambang Brodjonegoro didampingi Andri Sudibyo dari KEIN kepada Prof. Alexander Sedov, General Director The State Museum of Oriental Art Moscow.

Dari “surat tanda terimakasih” yang ditandatangani Prof Alexander V. Sedof disebutkan, bagaimana buku pemberian Ria ini bisa menguatkan budaya antara Rusia dan Indonesia. Ria juga menyerahkan buku pada Ketua Umum Pengurus DPD IWAPI Propinsi DKI Jakarta, Tatyana Sutara.

Ria Pasaman bersama Tatyana Sutara, Ketua Umum Pengurus IWAPI Provinsi DKI
Seremonial pemyerahan buku kepada Fauzi Bustami, Kepala Bidang Politik KBRI, Moskow.

baca juga: Majalah Eksekutif Cetak (print) Terbaru — klik ini

Konvergensi Majalah MATRA
Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »
Lewat ke baris perkakas