One Step At A Time

oleh
One Step At A Time

Semua orang pasti mengenal Rudy Hartono juara all England 8 kali yang masuk Guinness book of record di tahun 1982. Ada sebuah peristiwa luar biasa yang terjadi di tahun 1972

Saat itu adalah semifinal di kejuaraan all England, dimana ia berhadapan dengan Sture Johnson juara Eropa asal Swedia.

Situasi benar-benar kritis,

Pada Set pertama Sture Johnson unggul 15 – 4 dan set kedua ia sudah unggul 14 – 0 . Semua pendengar RRI dan pemirsa TVRI sudah pasrah, satu angka lagi tamatlah Rudy Hartono.

“Alhamdulillah !!!”, teriak penyiar RRI, Shuttle-cock berpindah ke tangan Rudy. ”

Aku Ingin Satu Angka Saja” kata Rudy ketika memulai Servis, ternyata ia berhasil mengubah angka menjadi 1 – 14 .

“Aku Ingin Satu Angka Lagi” dan terjadilah 2 – 14 demikianlah seterusnya .

Hingga akhirnya 14 – 14 & Rudy mengakhiri set kedua dgn 17 – 14 . Sture Johnson benar-benar heran, Penonton INDONESIA riuh Rendah.

Set ketiga, Rudy lagi-lagi menyatakan , “Aku ingin satu angka lagi….Aku ingin satu angka lagi”.

Dan set ketiga berakhir dengan 15 – 0 untuk Rudy Hartono.

Ia pun maju ke final melawan Finalis dari Denmark, Datuk Punch Gunalan (pebulu tangkis asal Malaysia) berkomentar : “Jika Melawan Rudy, Belum tercapai angka 15, Belumlah Menang”

Kita sudah sering mendengar: “The journey of a thousand miles begins with one step” atau “Take it one step at a time” Tapi kita sering tidak mengerti akan hal ini.

Kita hanya tau kita sudah terperangkap dengan kesibukan kita, kita tidak tahu lagi apa yang mesti kita prioritaskan atau kita fokuskan. Mengapa?

Karena kita selalu memikirkan hasil akhirnya, mis: Saya harus Menang!,

Kerjaan ini harus selesai, Target saya harus tercapai. Yang mana itu kadang membuat kita frustasi karena waktu yg terus mendesak kita & kita tidak bisa fokus menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Apalagi jika sudah mendekati akhir bulan dan pencapaian target masih jauh untuk dicapai.

Kebanyakan orang sales biasanya sudah frustasi, daripada bulan depan ga tercapai target. Ya sudah, bulan ini dilepas aja.

Pindahin saja salesnya untuk bulan depan agar sales bulan depan lebih baik. Namun ketika bulan depan terjadi, sales bulan itu pun sama sulitnya untuk dicapai. Demikian seterusnya.

Ingat sebentar lagi Q1 atau Kuartal 1 akan segera berakhir. Kita mungkin semakin bertambah stress karena target kita barangkali masih jauh dari harapan. Tidak usah berpikir terlalu jauh.

Bagi target kamu di dalam setiap hari. Kemarin dan mungkin hari sebelum kemarin kamu tidak tidak mencapai. Tapi saat ini atau esok hari adalah hari yang berbeda.

Pikirkanlah strategi, taktik untuk memenangkan hari ini atau hari esok. Fokuslah di hari itu. Demikian juga hari-hari berikutnya.

Mari, singkirkan pikiran untuk “MENUNDA”, mulailah untuk mengerjakan dengan Fokus,

ONE STEP AT A TIME. Jangan pikirkan yang lain.

Jangan melihat kegagalan-kegagalan yang terjadi dan target yang masih jauh untuk dicapai.

Fokuslah pada “PERTANDINGAN” kita dan menangkan satu demi satu hari. Tidak usah berpikir panjang-panjang.

Menangkanlah 1 hari pertandingan kita. Demikian dari waktu ke waktu secara tidak kita sadari kita sudah berhasil mengakumulasi kemenangan.

”Do the difficult things while they are easy and do the great things while they are small. A journey of a thousand miles must begin with a single step.” – Lao Tzu

Have a GREAT day! GC

 

One Step At A TimeOne Step At A Time

One Step At A TimeOne Step At A Time

 

One Step At A Time

Tinggalkan Balasan