Rabu, Agustus 21, 2019
Hotline Kerjasama-Iklan 0816-1945288 eksekutifmatra@gmail.com
NasionalTrend

Penandatangan MOU Asosiasi Media Digital Indonesia & Stikom Interstudi

428Views

“Konsep Link and Match dan perbaikan magang diperlukan, agar industri juga mendapatkan manfaat. Selama ini ada kesan yang mendapatkan manfaat dari magang adalah perguruan tinggi dan mahasiswa, sedangkan industri kebagian repotnya,” ujar S.S Budi Rahardjo, Ketua Asosiasi Media Digital Indonesia, organisasi yang terdiri dari para pemilik media digital.

Ketua umum AMDI, S.S Budi Rahardjo, SE, MM berharap sebelum mahasiswa InterStudi magang agar mendapatkan matakuliah atitude komunikasi hingga mahasiswa dapat menjalankan magang tepat waktu dan benar.

“Matakuliah attitude perlu diberikan kepada mahasiswa agar mereka tidak baper dan tidak kabur-kaburan saat magang,” ujar pengusaha media pemilik majalah MATRA dan CEO majalah eksekutif, yang kini berkonvergensi juga ke digital di lapak e-magazine serta online: www.matranews.id dan www.eksekutif.id ini.

Pria yang biasa dipanggil Jojo ini meyakini mahasiswa InterStudi memiliki kemampuan lebih, jika magang di AMDI karena dapat langsung berpraktek, sebelum masuk dunia kerja sebelumnya.

Keterkaitan dan mekanisme implementasi ilmu dari perguruan tinggi ke dunia kerja dijembatani dengan kerjasama Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) dengan Perguruan tinggi InterStudi menandatangani nota kesepahaman (MoU). Acara berlangsung disaksikan tim pengajar dan pengurus Forum Pimpinan Media Digital di Jakarta hari ini (15/3)

“”Kami sangat senang dan bangga bisa bekerjasama dengan organisasi yang membuat orientasi pendidikan menjadi semakin jelas yaitu mencipta manusia yang “siap pakai”. Di sisi lain, pengusaha juga tak lagi terlalu dibebani dengan pelatihan menyiapkan tenaga kerjanya karena setiap lulusan sudah siap kerja bukan lagi hanya siap latih,” kata DR Marlinda Irwanti, SE, Msi, Ketua Stikom InterStudi.

Konsep keterkaitan dan kesepadanan (Link and Match) antara dunia pendidikan dan dunia kerja, bisa menekan jumlah pengangguran lulusan perguruan tinggi yang dari ke hari makin bertambah. Link and Match antara lembaga pendidikan dan dunia kerja dianggap ideal. Jadi, ada keterkaitan antara pemasok tenaga kerja dengan penggunanya. Menurut Marlinda, dengan adanya hubungan timbal balik membuat perguruan tinggi dapat menyusun kurikulum sesuai dengan kebutuhan kerja.

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Ketua Stikom Interstudi, DR. Marlinda, MSI, sementara dari AMDI, diwakili oleh Ketua Umum AMDI, S.S Budi Rahardjo. Penandatangan MoU meliputi kesempatan magang, penelitian, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan media digital. Selain bekerjasama dengan AMDI, Stikom InterStudi hari ini, (15/3j juga menandatangani MoU dengan Metro TV, Radio MNC Trijaya, Kodetek Indonesia dan Ampro.

Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »