Matra Darat

Berita Viral Ustad Abdul Somad “Diculik”, Memang Terjadi Benar

646Views

“Saya adalah orang yang diculik yang jatuh cinta dengan yang menculik.”

Ustaz Abdul Somad yang sering disingkat UAS, sekarang ini merupakan primadona dalam tausyiah terhadap ummat Islam di negeri ini. Dimana UAS berceramah maka di tempat itu, ribuan ummat Islam akan hadir. Pria ini dilahirkan di Silo Lama, Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara pada 18 Mei 1977.

Sekolah Dasar ditammatkannya pada SD Al Washliyah Medan tahun 1990 kemudian pendidikannya lanjut ke MTS Mu’allimin Al Washliyah Medan. Untuk diketahui Al Jam’ iatul Washliyah adalah sebuah ormas Islam besar di Sumatera Utara disamping Muhammadiyah ,Nahdlatul Ulama dan Al Ittihadiyah.

Al Washliyah punya lembaga pendidikan yang banyak terutama di Sumatera Timur. Selesai menjalani pendidikan di Sumatera Utara ,UAS pindah ke Riau dan belajar di UIN SUSKA Riau.

Ketika kuliah di UIN ini ia mendapat beasiswa belajar di perguruan tinggi terkemuka di dunia, Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.

Somad cukup cemerlang dan hanya butuh waktu 3 tahun 10 bulan untuk menyelesaikan S 1 nya.Selanjutnya ia dapat beasiswa lagi di Maroko untuk kuliah S2 di Institut Dar Al-Hadis

Al Hasania. Di institut ini UAS menunjukkan lagi kecemerlangannya dan hanya butuh waktu satu tahun sebelas bulan untuk memperoleh gelar S2.UAS dikenal sebagai ahli hadis.

Selesai kuliah di Maroko kemudian ia mengabdikan diri sebagai tenaga pengajar di Universitas Islam Sultan Kasim Pekan Baru disamping menjadi tenaga pengajar di beberapa perguruan tinggi lainnya.

Dengan modal ilmu yang kuat serta kemampuan dakwah yang lumayan serta dengan mengunggah ceramahnya di Youtube ia menjadi dikenal di negeri ini.

Tawaran untuk memberi ceramah datang dari mana mana sehingga jadwalnya menjadi penuh dan popularitasnya pun semakin meroket.

Di tengah tengah popularitasnya yang meroket itu muncul hal yang kurang elok karena di beberapa tempat, beberapa ceramahnya yang sudah dijadwalkan kemudian dibatalkan. Pembatalan ceramah itu terjadi di beberapa BUMN.

Oleh karena alasan pembatalan itu tidak terlalu jelas maka berkembanglah berbagai spekulasi. Rumorsnya, antara lain menyebut apakah UAS dilarang ceramah di instansi pemerintah.

Ustad Abdul Somad Ternyata “Diculik” Tentara

Kini viral di media sosial, bahwa UAS diculik. Bukannya membantah, justru yang bersangkutan berterus terang.

“Saya adalah orang yang diculik yang jatuh cinta dengan yang menculik. Sungguh, Bapak KSAD memberikan kesejukan yang luar biasa. Saya diculik dari Markas Islam Centre Adzikra sampai kemari dengan pengawalan luar biasa,” tutur Ustaz Abdul Somad berterus terang.

UAS mengaku terharu dan mengapresiasi acara yang digelar KSAD Jenderal TNI Mulyono. Pasalnya, dengan kehadirannya di Mabes TNI AD itu tentu sekaligus menepis berbagai spekulasi yang berhubungan dengan posisi UAS yang “berseberangan” di mata pemerintah dan NKRI.

Mulyono sebagai KSAD tak mempersoalkan tentang nama Ustaz Abdul Somad yang tidak masuk daftar 200 mubaligh versi Kementerian Agama (Kemenag). “Ya ndak papa, tidak ada masalah,” ujar mantan pangkostrad tersebut.

Dalam sambutannya, Mulyono mengaku beruntung bisa membawa Ustaz Abdul Somad ke Mabesad. Di tengah jadwal yang superpadat dan tidak ada rencana mengisi tausiyah di depan prajurit TNI AD, ia mengupayakan kehadirannya pada bulan Ramadhan ini.

Hal yang demikian tentu menggembirakan karena sangat tepatlah jika pemerintah merangkul semua potensi anak bangsa yang punya pikiran positip untuk kemajuan Negara dan Bangsa ini.
“Kamu dengar sendiri yang disampaikan, menghibur kita, mengajak menjaga NKRI kan bagus,” ujar Mulyono.

Mulyono mengungkapkan, Ustaz Abdul Somad sebenarnya memiliki jadwal memimpin shalat Tarawih di masjid Institut Pertanian Bogor (IPB). Namun, berkat lobi yang dilakukannya, sang ustaz masih bisa menyempatkan diri menerima undangannya. Sebagai balasannya, Mulyono menyiapkan pengawalan kendaraan dari Jakarta agar tidak telat sampai Bogor.

“Kami mengerahkan enam voorijder untuk mengawal beliau untuk sampai tiba di tempat tujuan tepat waktu,” tutur pimpinan Angkatan Darat ini.

Ustaz Abdul Somad mengaku merasa bangga bisa berceramah di depan ribuan prajurit dan jenderal TNI AD. Dia menyatakan, sudah puluhan tahun berceramah, baru kali ini “diculik” dan senang.

Selain Mulyono, acara buka bersama yang menghadirkan Ustaz Abdul somad sebagai penceramahnya itu turut pula dihadiri Wakil KSAD Letjen Tatang Sulaiman, Pangkostrad Letjen Agus Kriswanto, Pangdam Jaya Mayjen Joni Supriyanto, beserta puluhan jenderal TNI AD.

baca juga: Majalah MATRA cetak (print) terbaru – klik ini saja

“Kamu dengar sendiri yang disampaikan, menghibur kita, mengajak menjaga NKRI kan bagus,” ujar Mulyono, KSAD tentang UAS.

Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »